Andai nadi ini tak lagi mengalirkan denyut

Aku berangkat dari sepi, sebuah perasaan yang ada karena situasi.

Seperti ingin pulang, karna mereka yang benar menyayangi tanpa ada sempat menyakiti sudah tak lagi disini, aku susul saja.

Tuhan akan marah dengan caraku melalui, rasionalku berjalan tapi godaan lebih merajai perasaan. aku tidak ingkar, tapi aku dititik tak berbuat

Ada rasa yang belum selesai aku ungkap, mungkin tak kan terungkap, sampai tuhan yang akan membuka semua. tapi Tuhan tak pernah ingkar atas janji, dan aku percaya itu.

Untuk itu, aku kembali, dan menantang sabar

 

Samarinda, disituasi saat itu.

 

Tinggalkan Balasan