Terapi fotografi untuk demensia terbaik dan info dimensia lainnya di nci centre arosuka 085250575811

baca dulu artikel sebelumnya disini

kita lanjutkan dengan bahasan dari ns holik yaitu Terapi fotografi untuk demensia terbaik dan info dimensia lainnya di nci centre arosuka 085250575811 , setelah sebelumnya membahas tentang dimensia artikel ini akan menjelaskan anda kepada terapi dimensia

Efektivitas Terapi Fotografi Untuk Demensia

 

Laurence Aegerter adalah seorang fotografer asal Perancis sadar betul bahwa karya fotografi bisa membantu penderita demensia, bahkan saat penyakitnya sudah dalam tahap akhir. Pada suatu waktu, ia mengunjungi pria lansia asal Swiss yang mengidap demensia dan menunjukkan sebuah foto.

Ketika Aegerter menunjukkan gambar, ia meminta lansia tersebut untuk berkomentar. Pada 10 menit pertama, lansia tersebut terlihat diam saja.

Namun kemudian saat Aegerter menunjukkan foto kucing dengan anaknya, pria lanjut usia tersebut berjuang untuk mengartikulasikan sebuah kalimat dari mulutnya dan mengucapkan kata demi kata.

“Dia bisa berbicara selama lima menit berturut-turut berkat foto. Gambar itu memicu ingatan yang cukup krusial dan sangat dalam, hingga membuatnya merasa begitu kuat untuk mengucapkan sesuatu. Pada saat berkata-kata, ia tidak terlihat seperti orang yang memiliki penyakit,” kata Aegerter.

Percobaan ini merupakan bagian dari tahap awal proyek Aegerter yang disebutnya sebagai terapi fotografi. Tujuannya sederhana, yakni untuk meningkatkan kualitas hidup pengidap demensia dengan menunjukkan karya foto.

Atas hal tersebut, Aegerter juga kemudian membukukan berbagai foto-foto yang ia gunakan untuk terapi fotografi selama rentang waktu tiga tahun. Buku foto Aegerter kemudian berhasil mendapatkan berbagai macam karya penghargaan.

 

Menurut National Institute on Aging, orang lanjut usia begitu rentan terkena demensia. Namun, terapi tertentu dapat memicu penderita untuk berbicara, salah satunya adalah yang dilakukan oleh Aegerter.

“Bisa jadi pria tersebut menghubungkan gambarnya dengan memori dari masa kanak-kanak dan masa remaja. Usia 15-25 tahun menurut peneliti adalah masa ketika seseorang begitu kuat mengingat peristiwa yang terjadi,” kata Aegerter.

berikut video tentang dimensia yang diambil dari youtube channel Alzheimer Scotland

 

Demensia bisa menyerang siapa saja yang telah menginjak usia lanjut, dan terapi fotografi memang bisa merangsang penderita untuk berbicara. Untuk mencegah terkena demensia, jalankan gaya hidup sehat dan konsumsi makanan bergizi. Kebiasaan sehat yang Anda lakukan di masa sekarang merupakan investasi bagi kesehatan di masa tua.

baca juga artikel lainnya
1. kuliah umum pakar luka ditomohon

2.mengisi seminar luka dikota bontang

Tinggalkan Balasan