Mengonsumsi kopi bisa bikin kurus? ini penjelasannya, yuk konsultasi masalah luka anda di nci centre samarinda sebrang di 085250575811

Menikmati kopi itu lebih enak di saat menghadapi “Me Time”, di balik hitam pahitnya kopi ada kenikmatan yang mengundang banyak orang untuk mencoba dan menikmatinya di kala waktu santa dan sebagai teman terbaik menemani waktu lembur kerja anda. Namun ternyata aa fakta yang tidak kita ketahui di balik hitam nya kopi. Berikut rangkuman dalam ulasan Mengonsumsi kopi bisa bikin kurus? ini penjelasannya, yuk konsultasi masalah luka anda di nci centre samarinda sebrang di 085250575811

 

Persoalan rutin meminum kopi masih banyak diperdebatkan hingga sekarang. Beberapa ahli menyebut ada manfaatnya, yang lainnya menyebut bisa meningkatkan risiko penyakit tertentu.

Namun sebuah studi di Inggris mengungkap satu manfaat lagi dari rutin meminum kopi. Disebutkan, kopi bisa menstimulasi ‘lemak coklat’ (brown fat) di dalam tubuh manusia. Dikutip dari WebMD, lemak ini merupakan bentuk lemak yang bisa menimbulkan rasa panas yang bisa membakar kalori dalam proses yang disebut thermogenesis.

“Ini studi pertama kalinya pada manusia yang menunjukkan bahwa hal seperti secangkir kopi bisa memiliki dampak langsung pada fungsi lemak cokelat kita,” kata ketus studi tersebut, Michael Symonds, dari University of Nottingham.

Berikut Video Penjelasan Silver Dressing Silvolsept sumber video NCI Centre Kalimantan

Diharapkan hasil studi ini dapat membantu memberantas obesitas yang telah menjadi penyebab penyakit serius dan kematian hampir di seluruh dunia. Namun Sharon Zarabi, ahli diet dari Lenox Hill Hospital di New York masih terlalu awal untuk menyebut kopi bisa menyelamatkan obesitas.

“Biasanya kandung thermogenik sangat sedikit dan terlalu signifikan untuk membantu seseorang yang obesitas bisa mencapai berat idealnya kembali,” tutur wanita yang juga memiliki program bedah bariatrik ini.

Symonds menjelaskan dalam studinya, lemak cokelat selama ini hanya diketahui berada dalam bayi atau beberapa jenis hewan. Namun dalam tahun-tahun terakhir, lemak ini ditemukan dalam orang dewasa, dibedakan dengan lemak putih (white fat) di mana tubuh menyimpan kalori berlebih.

“Lemak cokelat bekerja dengan cara berbeda dari lemak lainnya di dalam tubuh dan memproduksi panas dengan membakar gula dan lemak, sering terjadi akibat respons pada hawa dingin. Sehingga meningkatkan aktivitasnya memperbaiki kontrol gula darah dan juga meningkatkan kadar kolesterol dalam darah, serta kalori ekstra terbakar dan membuat bobot turun,” lanjutnya.

Kafein dalam kopi bisa membantu aktivitas tersebut, dalam dosis tertentu. Dalam studi tersebut, Symonds membuktikan bahwa seseorang yang baru saja meminum kopi menunjukkan bahwa lemak cokelat mereka menjadi lebih panas.

Akan tetapi, walau studi tersebut berhasil, Zarabi menegaskan untuk tidak menganggap kopi sebagai ramuan ajaib untuk menurunkan berat badan. Jika ingin meminum kopi, minumlah secangkir di pagi hari dan siang hari, namun jangan terlalu banyak dengan harapan bisa menjadi kurus.

“Karena olahraga tetap menjadi cara terbaik dan paling efisien untuk membakar kalori. Namun jika kamu tetap ingin mencobanya untuk menurunkan bobot, minumlah kopi hitam. Banyak yang meminum kopi ‘ringan dan manis’ yang justru merusak tujuan untuk membakar energi, karena kamu menariknya kembali dengan semua isi (kopi),” kata Zarabi.

BILA ANDA LUKA SEGERA HUBUNGI

PUSAT PERAWATAN LUKA NCI CENTRE KALIMANTAN
KONSULTASI GRATIS

KLIK DI SINI

Baca Juga Artikel Lainnya :

Berapakah Jumlah Batas Aman Konsumsi Kopi Agar Jantung Aman?

Berapa Lama Reaksi Secangkir Kopi Menahan Anda Agar Tetap Terjaga di Malam Bergadang Anda

Tinggalkan Balasan