Ketahui 3 langkah pertolongan pertama luka tembak, untuk konsultasi masalah luka anda di nci batu engau 085250575811

Luka tembak adalah kondisi yang terjadi ketika seseorang tertembak oleh peluru atau jenis proyektil lainnya yang berasal dari senjata api. Umumnya, ini dapat terjadi saat tembakan oleh aparat penegak hukum, tembakan akibat kecelakaan, aksi demo yang berujung ricuh, dan lainnya. Berikut rangkumannya dalam ulasan Ketahui 3 langkah pertolongan pertama luka tembak, untuk konsultasi masalah luka anda di nci batu engau 085250575811

Meski kondisi tersebut cukup jarang terjadi di Indonesia dan tergolong tidak meluas, Anda tentu tidak akan pernah benar-benar tahu pasti apa yang akan terjadi di kemudian hari. Jika Anda atau orang yang Anda kenal terkena luka tembak, apa yang harus dilakukan? 

Panduan pertolongan pertama menolong orang yang terkena luka tembak

Berikut adalah langkah-langkah pertolongan pertama saat menolong orang yang terkena luka tembak: 

  1. Menepi ke lokasi yang aman

Jika seandainya Anda bukan korban yang mengalami luka tembak, pastikan selalu mengutamakan kewaspadaan dan mengamankan diri sendiri. Pasalnya, dalam kondisi yang melibatkan senjata api dapat berisiko bahaya. 

=============== WATCH THIS VIDEO ===============

Jika Anda juga terluka, Anda tentu tidak bisa memberikan banyak pertolongan bagi orang lain di sekitar Anda, bukan? 

  1. Cari pertolongan medis

Segera cari pertolongan medis sesaat setelah Anda mengetahui bahwa ada korban dalam situasi yang melibatkan senjata api. Anda dapat menghubungi polisi atau unit gawat darurat. Atau Anda bisa segera membawa korban yang sudah tertembak ke unit gawat darurat terdekat. 

  1. Hentikan perdarahan

Sambil menunggu pertolongan medis menghampiri atau saat berada di tengah perjalanan menuju unit gawat darurat, Anda dapat melakukan pertolongan pertama menghentikan perdarahan akibat luka tembak. 

 

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menghentikan perdarahan yang terjadi, di antaranya: 

  1. Memberikan tekanan langsung

Salah satu langkah pertolongan pertama menghentikan perdarahan adalah dengan memberikan tekanan langsung. Beri tekanan pada luka menggunakan kain kasa, apabila ada. 

Kain kasa dapat menahan keluarnya darah dan membantu komponen darah agar tetap bersama dalam luka sehingga mendorong proses pembekuan darah. Jika Anda tidak memiliki kain kasa, handuk bersih menjadi pilihan lain yang dapat bekerja dengan baik. 

Apabila darah menembus kain kasa, tambahkan lapisannya dan jangan coba-coba untuk mengangkat kain tersebut. Mengangkat kain kasa dari luka dapat menghentikan proses pembekuan darah sehingga perdarahan akan terus menerus berlanjut. 

  1. Mengangkat bagian tubuh yang terluka lebih tinggi dari jantung

Langkah pertolongan pertama menghentikan perdarahan berikutnya adalah memposisikan luka lebih tinggi dari jantung korban. Ini bertujuan untuk memperlambat aliran darah sehingga memudahkan untuk menghentikan perdarahan. 

Pastikan mengangkat bagian tubuh yang terluka lebih tinggi dari jantung seraya tetap memberikan tekanan di atas luka. 

  1. Menahan luka

Poin tekanan adalah area tubuh di mana pembuluh darah terlihat jelas dari permukaan kulit. Menekan pembuluh darah di lokasi tersebut membuat aliran darah berjalan lebih lambat sehingga memungkinkan tekanan langsung yang bisa menghentikan perdarahan. 

Pastikan Anda menekan pembuluh darah di lokasi yang lebih dekat dengan jantung, bukannya yang berada di area sekitar luka. Menekan pembuluh darah jauh dari jantung tidak akan berdampak apa pun terhadap proses menghentikan perdarahan. Sedangkan menekan di area luka akan terasa nyeri.

Beberapa area tubuh yang terdapat poin tekanan adalah:

  1. Paha. 
  2. Lengan di antara bahu dan siku.
  3. Di balik lutut.
  1. Mengatasi syok 

Pastikan untuk mengatasi syok pada korban yang terluka. Perawatan ini dapat dilakukan bersamaan dengan pengobatan perdarahan sambil menunggu bantuan medis datang. 

Pastikan korban luka tembak masih bernapas. Jika korban berhenti bernapas, segera berikan napas buatan. 

Jika korban mengalami muntah, miringkan kepalanya. Sedangkan, jika dalam posisi berbaring, Anda dapat membantunya mengeluarkan isi muntahannya. Jangan memberikan cairan apa pun kepada korban karena dapat memicu terjadinya muntah. 

Selain itu, jaga suhu tubuh korban agar tetap hangat dengan menyelimutinya. Ini bertujuan agar korban tidak mengalami hipotermia yang berisiko mengancam nyawa. 

  1. Memberikan napas buatan

Jika Anda mengetahui cara memberikan napas buatan melalui melalui metode CPR (cardiopulmonary resuscitation). Langkah ini dapat diberikan apabila korban luka tembak berhenti bernapas atau jantungnya berhenti berdetak. 

Risiko komplikasi yang mungkin terjadi akibat terkena luka tembak

Luka tembak dapat menyebabkan berbagai risiko komplikasi yang serius, seperti:

  1. Patah tulang.
  2. Infeksi luka.
  3. Perdarahan hebat.
  4. Kerusakan pada jaringan dan organ tubuh.
  5. Kelumpuhan. 

Jenis komplikasi yang dapat terjadi tergantung pada lokasi cedera serta tingkat kecepatan, jarak tembak, dan jenis peluru senjata api yang mengarah ke tubuh korban. Jika luka tembak terjadi di bagian kepala atau dada maka umumnya cenderung dapat menyebabkan lebih banyak kerusakan.

Apa yang terjadi setelah pulih dari luka tembak?

Terkena peluru tembakan yang berasal dari senjata api merupakan pengalaman traumatis. Anda mungkin akan merasa terguncang, keselamatan Anda terancam, depresi, atau marah sebagai dampaknya. 

Semua hal tersebut merupakan reaksi normal bagi seseorang yang baru saja mengalami pengalaman traumatis dan sama sekali bukan tanda kelemahan. Beberapa gejala yang mungkin muncul setelah pulih dari luka tembak, antara lain: 

  1. Merasa gelisah.
  2. Mudah marah.
  3. Merasa sangat sedih.
  4. Lesu dan tidak bersemangat.
  5. Sulit tidur atau mengalami mimpi buruk.
  6. Teringat oleh kejadian traumatis tersebut sepanjang waktu.

Jika Anda terus menerus mengalami sejumlah gejala di atas dan merasa kesulitan melawan perasaan negatif tersebut selama lebih dari tiga minggu, segera hubungi dokter. 

Selain mendapatkan perawatan fisik, korban luka tembak juga memerlukan perawatan secara emosional untuk mengatasi gejala tersebut agar tidak berkembang menjadi gangguan stres setelah kejadian traumatis (Post Traumatic Stress Disorder/PTSD). 

SOP fisioterapi dada download disini

BILA ANDA LUKA SEGERA HUBUNGI

PUSAT PERAWATAN LUKA NCI CENTRE KALIMANTAN
KONSULTASI GRATIS

KLIK DI SINI

 

Baca Juga Artikel Lainnya :

Penanganan yang tepat luka jatuh dari motor

Tersengat listrik? lakukan 6 hal ini

Kenali 8 penyebab keram pada kaki anda, untuk konsultasi masalah luka anda di nci batu engau 085250575811

Kaki kram merupakan suatu kondisi yang umum dialami oleh setiap orang. Kram kaki adalah kontraksi atau menegangnya otot kaki dengan kuat yang terjadi secara tiba-tiba. Berikut rangkumannya dalam ulasan Kenali 8 penyebab keram pada kaki anda, untuk konsultasi masalah luka anda di nci batu engau 085250575811

Kram dapat berlangsung selama beberapa detik hingga beberapa menit. Umumnya, kondisi ini terjadi saat Anda tertidur atau sedang beristirahat.

Pada beberapa kasus, kram kaki bukanlah kondisi yang membahayakan. Namun, terkadang penyebab kram kaki bisa terjadi karena adanya gangguan kondisi kesehatan tertentu.

Berbagai penyebab kram kaki yang perlu diketahui

Pada sebagian besar kasus, penyebab terjadinya kram kaki tidak dapat dijelaskan. Namun, ada yang menduga bahwa kram kaki bisa diakibatkan oleh kelelahan otot dan disfungsi saraf.

Berikut adalah beberapa penyebab kram kaki yang umum terjadi:

  1. Dehidrasi

Dehidrasi atau kondisi kekurangan cairan dalam tubuh menjadi salah satu penyebab kram kaki. Kekurangan cairan tubuh menyebabkan ujung saraf menjadi lebih sensitif.

Akibatnya, saraf akan jadi mudah berkontraksi berlebihan dan menekan ujung saraf motorik sehingga menyebabkan kram kaki. Kondisi ini dapat terjadi saat Anda berolahraga di bawah terik matahari dan berkeringat banyak.

=============== WATCH THIS VIDEO ===============

  1. Olahraga secara berlebihan

Kram kaki bisa menjadi indikasi bahwa Anda melakukan olahraga terlalu lama atau berlebihan. Hal tersebut dapat menyebabkan otot menjadi lelah sehingga memicu kaki kram.

Beberapa contoh olahraga yang mungkin dilakukan secara berlebihan, di antaranya lari, sepak bola, boot camp, dan lain-lain. Terlebih jika Anda menghabiskan olahraga saat cuaca panas yang berisiko mengalami dehidrasi, kondisi ini dapat memperparah kram kaki.

Oleh karena itu, ingatlah untuk tetap cukup beristirahat setelah olahraga agar kesehatan Anda tidak terganggu.

  1. Kelelahan

Penyebab kram kaki dapat terjadi akibat kelelahan melakukan aktivitas sehari-hari. Pasalnya, saat tubuh merasa lelah maka nutrisi dalam tubuh Anda pun akan ikut hilang.

Selain itu, kelelahan juga menjadi penyebab kram kaki di malam hari. Meski belum diketahui secara pasti penyebab kram kaki di malam hari, tetapi kemungkinan besar ini berkaitan dengan kelelahan otot dan disfungsi saraf.

Bagi orang-orang yang melakukan olahraga secara berlebihan atau intensitas lebih tinggi, mereka berisiko mengalami kaki kram di malam hari.

  1. Posisi duduk atau berdiri

Jika Anda terbiasa duduk lama, tetapi tiba-tiba harus lama berdiri dalam sebuah antrean, atau sebaliknya, Anda mungkin akan merasa kelelahan sehingga mengalami kram kaki.

Namun, ini bukan berarti terlalu lama duduk juga baik untuk otot Anda. Pasalnya, terlalu lama duduk juga dapat membuat serat-serat otot menjadi kaku dan mudah mengalami kram.

  1. Kekurangan mineral

Tak hanya kekurangan cairan, kekurangan elektrolit atau mineral dalam tubuh, seperti natrium, kalsium, kalium, potasium, dan magnesium dapat menyebabkan munculnya kram kaki. 

Untuk mengatasinya, Anda dapat minum minuman olahraga (sports drink) yang mengandung banyak elektrolit. Selain mencegah dehidrasi, minum minuman elektrolit juga dapat mencegah kram kaki.

  1. Kehamilan

Kondisi kram kaki umum terjadi pada ibu hamil, terutama saat memasuki trimester kedua dan ketiga kehamilan. Hal tersebut dapat terjadi karena ibu hamil rentan mengalami kekurangan potasium dan magnesium.

Ibu hamil dapat mencegah terjadinya kram saat hamil dengan memperbanyak kebutuhan asupan cairan dan minum suplemen magnesium. Namun, jika ingin mengonsumsi suplemen magnesium, pastikan ibu hamil untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

  1. Penggunaan obat-obatan

Penggunaan obat-obatan jenis tertentu dapat menyebabkan kram kaki. Beberapa jenis obat yang memiliki efek samping kaki kram, di antaranya:

  1. Obat tekanan darah tinggi.
  2. Obat osteoporosis (raloxifene dan teriparatide).
  3. Obat anemia.
  4. Obat asma (albuterol).
  5. Obat pereda nyeri (naproxen dan pregabalin).
  6. Statin.
  7. Pil KB.
  1. Kondisi medis tertentu

Jika dehidrasi, olahraga berlebihan, atau salah posisi duduk dan berdiri bukan jadi pemicu Anda sering kram kaki, maka mungkin ada kondisi medis tertentu yang sedang Anda idap.

Beberapa jenis penyakit tertentu yang dapat menjadi penyebab kram kaki, antara lain:

  1. Penyakit arteri perifer.
  2. Multiple sclerosis.
  3. Osteoarthritis (pengapuran sendi).
  4. Neuropati perifer.
  5. Gagal ginjal.
  6. Diabetes tipe 2.
  7. Hipotiroid.
  8. Penyakit Parkinson.
  9. Sirosis hati.

 

Bagaimana cara mengatasi kram kaki

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi kram kaki, antara lain:

  1. Melakukan peregangan

Salah satu cara untuk mengatasi kram kaki adalah dengan melakukan peregangan. Hentikan semua aktivitas yang dapat menyebabkan otot menjadi kram. Anda dapat melakukan peregangan sederhana, seperti menggerakkan kaki atau berjalan jinjit secara perlahan.

  1. Perbanyak asupan cairan dalam tubuh

Mengatasi kram kaki lainnya adalah dengan memperbanyak asupan cairan dalam tubuh. Meski cara ini lebih lambat dalam meringankan rasa nyeri, banyak minum air putih atau minuman olahraga yang kaya akan elektrolit dapat membantu mencegah terjadinya kram.

  1. Mandi air hangat

Mandi air hangat atau kompres air hangat juga dapat membantu mengatasi kram. Kendati demikian, cara ini tidak dianjurkan bagi penderita diabetes atau cedera saraf tulang belakang.

  1. Makan makanan yang mengandung magnesium

Untuk mencegah kram kaki, Anda dapat makan makanan yang kaya akan magnesium, seperti pisang, ubi, bayam, kacang-kacangan, dan yogurt.

Suplemen magnesium diyakini dapat mengatasi kram kaki pada ibu hamil. Meski demikian, hal tersebut masih membutuhkan penelitian lebih lanjut. Jika ingin mengonsumsi suplemen magnesium, pastikan ibu hamil berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

Meski tidak berbahaya, penyebab kram kaki tetap perlu diwaspadai. Jika kram kaki yang Anda alami terlalu sering hingga menimbulkan kondisi tertentu, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

BILA ANDA LUKA SEGERA HUBUNGI

PUSAT PERAWATAN LUKA NCI CENTRE KALIMANTAN
KONSULTASI GRATIS

KLIK DI SINI

 

Baca Juga Artikel Lainnya :

Tangan gemetar apa penyebabnya?

Awali hidup sehat mu dengan memulai hari berjalan kaki

Cobalah Untuk berdamai dengan diri anda, untuk konsultasi masalah luka anda di nci batu engau 085250575811

Kesalahan di masa lalu dapat membuat kita dihantui rasa bersalah. Kesalahan tersebut membuat kita tidak mampu memaafkan diri sendiri. Berikut rangkumannya dalam ulasan Cobalah Untuk berdamai dengan diri anda, untuk konsultasi masalah luka anda di nci batu engau 085250575811

Perlahan-lahan ketidakmampuan untuk memaafkan diri sendiri dapat membuat Anda merasa frustrasi, kecewa, sedih, dan marah. Kenyataannya, berdamai dengan diri sendiri tidak semudah membalikkan telapak tangan serta membutuhkan waktu dan proses.

Bagaimana cara berdamai dengan diri sendiri?

  1. Belajar dari kesalahan

Ingatkan diri Anda bahwa apa Anda telah melakukan sebisa Anda dan bahwa tiap manusia pasti pernah melakukan kesalahan. Sadari bahwa kesalahan yang dilakukan adalah salah satu cara agar Anda bisa belajar dan bertumbuh menjadi lebih baik.

  1. Fokus pada emosi Anda

Salah satu tahapan pertama untuk berdamai dengan diri sendiri adalah dengan memfokuskan emosi yang dirasakan. Jangan menolak emosi tersebut, terima dan akui perasaan Anda untuk bisa berdamai dengan diri sendiri.

=============== WATCH THIS VIDEO ==============

  1. Berikan jeda untuk diri Anda

Saat kesalahan yang dilakukan terus terngiang-ngiang, Anda bisa memvisualisasi adanya toples atau kotak dalam pikiran Anda dan memasukkan seluruh pemikiran dan kesalahan tersebut ke dalam toples atau kotak tersebut.

Nantinya, sediakan waktu sendirian untuk bisa memahami dan menyadari kesalahan yang telah dilakukan.

  1. Coba berikan saran kepada diri sendiri

Biasanya, lebih mudah untuk memberikan masukan untuk orang lain daripada diri sendiri. Anda dapat membayangkan jika sahabat atau orang terdekat Anda mengalami kesalahan yang sama dengan Anda.

Setelahnya, bayangkan apa yang akan sarankan kepadanya untuk mengatasi kesalahan tersebut. Terapkan saran yang Anda berikan untuk diri sendiri.

Bila Anda sulit membayangkannya, Anda dapat meminta tolong teman untuk berperan sebagai Anda dan Anda sebagai orang yang memberikan saran.

  1. Ucapkan dan akui kesalahan Anda

Terkadang, mengakui kesalahan dalam hati tidak cukup untuk membuat Anda menerima kesalahan yang telah dilakukan. Anda dapat mengucapkan dan mengakui kesalahan yang dibuat.

Setelahnya, ucapkan apa yang telah dipelajari melalui kesalahan Anda, Anda akan merasa lebih lega dan lebih mungkin untuk berdamai dengan diri sendiri.

  1. Sadari pola pikir negatif Anda

Salah satu cara untuk menyadari pola pikir negatif adalah dengan menuliskan jurnal. Anda dapat mencatat apa-apa saja pemikiran negatif yang membuat Anda sulit berdamai dengan diri sendiri.

Anda juga dapat menuliskan kelebihan-kelebihan Anda dalam jurnal untuk meningkatkan kepercayaan diri saat Anda melakukan kesalahan.

  1. Hentikan pola pikir negatif Anda

Setelah menyadari pola pikir negatif yang membuat Anda kesusahan berdamai dengan diri sendiri, langkah berikutnya adalah menghentikan pola pikir negatif tersebut. Anda bisa menuliskan respon yang rasional terhadap pola pikir negatif tersebut.

Menghentikan pola pikir negatif akan lebih mudah dilakukan dengan menuliskan pola pikir negatif tersebut pada secarik kertas dan kemudian menuliskan respon rasional yang positif terhadap pemikiran negatif yang dimiliki.

Anda juga bisa menghentikan pola pikir negatif dengan mendistraksi diri. Misalnya, ketika Anda menyadari bahwa Anda mulai mengkritik diri sendiri, maka Anda bisa menarik napas atau berjalan-jalan di luar.

  1. Cari cara untuk memperbaiki kesalahan

Kadang kala, masih ada kesalahan-kesalahan yang bisa diperbaiki untuk membuat Anda mampu berdamai dengan diri sendiri, dengan kata lain, mencari solusi untuk dapat menanggulangi kesalahan yang telah dilakukan memudahkan Anda untuk berdamai dengan diri sendiri.

Misalnya saja, Anda telah menyakiti orang yang disayangi, maka Anda bisa memperbaiki kesalahan dengan meminta maaf dan berbaikan dengannya.

 

Kapan saya dapat berdamai dengan diri sendiri?

Setiap orang memiliki waktu yang berbeda-beda, tetapi berdamai dengan diri sendiri bukanlah hal yang singkat untuk dilakukan. Anda harus mengingatkan diri bahwa Anda memang pantas untuk dimaafkan.

Saat Anda sudah berdamai dengan diri sendiri, Anda akan mampu untuk mengingat kesalahan tersebut tanpa merasa marah ataupun sakit hati. Anda akan merasa lebih lega, nyaman, dan bersemangat setelah memaafkan diri Anda.

Apabila Anda mengalami kesulitan untuk berdamai dengan diri sendiri, jangan sungkan untuk mengunjungi psikiater, psikolog, ataupun konselor.

BILA ANDA LUKA SEGERA HUBUNGI

PUSAT PERAWATAN LUKA NCI CENTRE KALIMANTAN
KONSULTASI GRATIS

KLIK DI SINI

 

Baca Juga Artikel Lainnya :

Jika Anda Menemukan 4 Hal di dalam Keseharian Anda

Jadikan akhir pekan anda lebih istimewa