Ibu Hamil Bolehkah Berpuasa?, yuk konsultasi masalah luka anda di nci centre samarinda kota di 085250575811

Perpuasa merupakan sebuah kewajiban yang harus di jalankan oleh umat muslim di seluruh dunia yang di mana jika di tinggalkan atau tidak di laksanankan wajib menggantinya di kemudian hari di luar bulan suci Ramadhan, Lalu apakah Ibu Hamil Bolehkah Berpuasa?, yuk konsultasi masalah luka anda di nci centre samarinda kota di 085250575811

 

Puasa sebentar lagi, pastinya semua umat Muslim ingin menunaikan ibadah dengan maskimal, termasuk ibu hamil. Puasa tapi takut nggak kuat, nggak puasa tapi sayang. Memang dilema bagi ibu berbadan dua.

Menurut dokter spesialis gizi klinis dari RS Pondok Indah dr Juwalita Surapsari, MGizi, SpGK, syarat puasa bisa dilakukan oleh ibu hamil yang sudah memasuki trimester 2 dan 3. Sementara saat trimester 1 diperbolehkan dengan kondisi yang memungkinkan. Syarat yang berikutnya adalah status gizi sang ibu dalam keadaan baik.

Berikut Video Hukum Berpuasa Bagi Wanita Hamil Sumber dari Info Singkat

“status gizi harus baik karena waktu puasa yang dipakai cadangan di tubuh. Status gizi baik mencerminkan status cadangan gizi yang baik,” ujarnya saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Senin (29/4/2019).

Ibu hamil yang masih di trimester 1 berisiko memengaruhi perkembangan janin. dr Juwalita menuturkan hasil penelitian yang dilakukan di tahun 2014 bahwa berat badan lahir bayi dari ibu yang berpuasa pada trimester 1 lebih rendah 272 gram daripada yang tidak berpuasa.

Maka dari itu, selain berkonsultasi pada dokter, ibu hamil yang ingin berpuasa juga harus memiliki rencana makan dengan komposisi yang seimbang, mulai dari karbohidrat hingga lemak.

Kalori yang diperlukan ibu hamil yang berpuasa pada trimester 1 adalah sekitar 180 kalori. Sedangkan pada trimester 2 dan 3 sekitar 300 kalori. Ibu hamil yang puasa juga harus menambahkan asupan air menjadi 300 ml.

dr Juwalita pun memberikan contoh rencana makan bagi ibu hamil yang ingin berpuasa mulai dari sahur hingga berbuka.

BILA ANDA LUKA SEGERA HUBUNGI

PUSAT PERAWATAN LUKA NCI CENTRE KALIMANTAN
085250575811

Baca Juga Artikel Lainnya :

  1. 4 cara Menjaga Agar Gula Darah Diabetesi Tetap Terkendali Saat Puasa
  2. 4 Kebiasaan Buruk Yang Dapat Membuat Anda Gemuk di Bulan Puasa anda berisiko tinggi terkena DM

 

4 Kebiasaan Buruk Yang Dapat Membuat Anda Gemuk di Bulan Puasa anda berisiko tinggi terkena DM, yuk konsultasi masalah luka anda di nci centre samarinda kota di 085250575811

Kegemukan bisa terjadi kepada siapapun jika tidak mengatur polamakan yang sehat serta jenis makanan yang di konsumsi. Terkadang kegemukan dapat menyerang anda di bulan suci Ramadhan, akibat mengonsumsi makan makanan yang memicu kegemukan berikut  4 Kebiasaan Buruk Yang Dapat Membuat Anda Gemuk di Bulan Puasa anda berisiko tinggi terkena DM, yuk konsultasi masalah luka anda di nci centre samarinda kota di 085250575811

 

Banyak anggapan dengan berpuasa bisa membantu menurunkan berat badan. Namun bila dilakukan saat bulan Ramadhan dengan pola makan sahur di dini hari dan makan malam usai salat tarawih justru malah berisiko menjadi gemuk.

Ada beberapa kebiasaan buruk yang bisa menyebabkan kita malah jadi gemuk saat puasa Ramadhan, antara lain:

  1. Kalap makan, baik saat sahur maupun berbuka
  2. Malas gerak dan lemas karena kekenyangan
  3. Mengonsumsi makanan tinggi kalori dan tinggi lemak, terutama gorengan
  4. Tradisi ‘bukber’ alias buka bersama dengan menu yang tidak sehat

Berikut Video Kebiasaan Buruk di Bulan Puasa Yang Bikin Gemuk Sumber dari Serenity

Untuk menghindari bahaya kegemukan yang tidak terkontrol, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegahnya. Yang paling utama adalah mengendalikan asupan makanan saat berbuka.

“Mengonsumsi makanan yang lebih sedikit bisa menyebabkan pengurangan asupan kalori, sehingga bisa membantumu menjaga atau bahkan mengurangi berat badan selama bulan suci ini,” demikian tulis situs tersebut.

Saat berbuka, sebaiknya makan dengan porsi sedikit terlebih dahulu dan kunyah secara perlahan untuk melancarkan pencernaan. Dahulukan menu sup atau salad karena rendah kalori dan bisa membuatmu lebih kenyang.

 

Jangan biarkan dirimu dehidrasi, penuhi asupan cairan dengan delapan gelas air selama rentang waktu berbuka hingga sahur. Kendalikan asupan gula, lemak, dan tentu saja perbanyak aktivitas fisik misalnya berjalan kaki selama kurang lebih 30 menit.

Memasak sendiri menu sahur dan berbuka juga bisa membantu mengatur asupan dan pola makan selama bulan puasa. Lewat akun Twitter official Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dr Eni Gustina, MPH, direktur Kesehatan Keluarga Kemenkes mengatakan sebaiknya makan besar dilakukan setelah salat tarawih.

“Makan malam setelah salat tarawih sangat boleh, kita seharian sudah puasa. Kadang remaja putri yang sering berpikir habis salat tarawih tidak usah makan malam karena takut gemuk. Itu tidak benar, kita bisa kekurangan energi. Menu makannya pun harus bergizi seimbang. Perbanyaklah konsumsi sayur dan buah,” tulis dr Eni

BILA ANDA LUKA SEGERA HUBUNGI

PUSAT PERAWATAN LUKA NCI CENTRE KALIMANTAN
085250575811

Baca Juga Artikel Lainnya :

  1. 8 Cara Mengendalikan Amarah Yang Meluap di Bulan Suci Ramadhan
  2. Manfaat dan khasiat Kurma untuk Penyandang Diabetes

 

Tidak Sahur di Bulan Suci Ramadhan anda berisiko tinggi Diabetes Militus. Ini Dampaknya Kalau Tubuh Kekurangan Energi, yuk konsultasi masalah luka anda di nci centre sungai kunjang di 085250575811

Sahur di bulan suci rhamadhan merupakan hal yang wajib bagi anda untuk asupan sumber energi yang terakhir sebelum anda berpuasa seharian, karena jika anda tidak melaksanakannya ada konsekuensi yang harus di terima oleh tubuh anda. jika anda Tidak Sahur di Bulan Suci Ramadhan anda berisiko tinggi Diabetes Militus. Ini Dampaknya Kalau Tubuh Kekurangan Energi, yuk konsultasi masalah luka anda di nci centre sungai kunjang di 085250575811

 

Sahur adalah waktu terbaik untuk mengisi tubuh dengan asupan pembentuk energi sebelum akan digunakan ketika berpuasa di siang hari. Tetapi banyak juga nih yang malas untuk sahur apalagi kalau merasa masih kenyang karena sudah terlalu makan banyak pada malam hari.

Waktu sahur yang dianjurkan memang mendekati imsak dan tidak jauh-jauh dari waktu subuh. Memang sih, agak nanggung juga waktunya jadi sebagian besar memilih sahur di gabung dengan makan malam. Hmm.. kalau kebiasaannya seperti itu apa ya kira-kira dampaknya?

Berikut Video Hukum Puasa Tidak Sahur di Bulan Suci Ramadhan sember Video Al-Bahjah TV

 

“Yang dikhawatirkan nanti kalau misalnya tidak makan sahur itu makannya tidak sesuai kebutuhan. Nah kalau misal tidak sesuai kebutuhan dalam jangka waktu yang lama, maka bukan hanya terjadi pemecahan lemak tetapi protein juga ikut pecah,” kata Dietsien Instalasi Gizi RS Cipto Mangunkusumo, Triyani Kresnawan, DCN, MKes, RD.

Selain itu, tubuh akan kekurangan lebih banyak cairan dari biasanya yang bisa mengarah ke dehidrasi. Fokus menurun, bahkan bisa juga mengalami pusing di jam-jam kritis khususnya 12 siang.

“Kalau berlangsung terus menerus, berat badannya akan turun drastis. Bisa juga imunitas menjadi turun karena daya tahan tubuh melemah,” pungkasnya.

BILA ANDA LUKA SEGERA HUBUNGI

PUSAT PERAWATAN LUKA NCI CENTRE KALIMANTAN
085250575811

Baca Juga Artikel Lainnya :

  1. Ngemall Berbuka Shalat tepat waktu dibogor 
  2. Manfaat dan khasiat Kurma untuk Penyandang Diabetes