Sadar dirilah anda sebelum mengonsumsi gorengan, yuk konsultasi masalah luka anda di nci centre palaran di 085250575811

Gorengan siapa sih yang tidak kenal gorengan?, gorengan merupakan makanan yang wajib ada menemani waktu berkumpul dengan teman-teman anda. Gorengan juga merupakan makanan yg banyak di gemari masyarakat ketika menjelang buka puasa. mengonsumsi gorengan tidak di larang tapi ketahuilah batas wajar mengonsumsi gorengan. Berikut penjelasam tentang Sadar dirilah anda sebelum mengonsumsi gorengan, yuk konsultasi masalah luka anda di nci centre palaran di 085250575811

 

Gorengan menjadi salah satu makanan yang tidak bisa disangkal kelezatannya. Namun tak disangkal pula bahwa gorengan juga bisa menjadi biang keladi dari tingginya kadar kolesterol dalam darah.

Nah, dokter spesialis jantung dari RS Siloam Lippo Village, dr Vito A Damay, SpJP(K), MKes, FIHA mengatakan bahwa satu cara mengendalikan kadar kolesterol adalah menghindari konsumsi gorengan.

“Kalau aku bilang nggak boleh nanti semua penjual bakwan marah lho. Haha. Aku nggak bilang nggak boleh, cuma gini soal mindset saja. Kalau sudah tahu ini makanan yang kurang sehat misalnya, tentu tahu batasnya seperti apa,”

Let’s to video…

dr Vito tidak menampik bahwa menghindari konsumsi gorengan merupakan hal sulit. Namun ia menyarankan sebaiknya mengonsumsi gorengan dengan porsi yang cukup dan tidak berlebihan.

“Kalau memang mau makan tahu diri lah. Jangan sampai dihabisin semua. Coba satu gigit enak udah, nggak usah makan satu utuh,” sarannya.

Agar tidak menambah kadar kolesterol, dr Vito membagikan tips menikmati bakwan goreng dengan saus kacang tanpa perlu takut kolesterol bakal meningkat. Caranya dengan menghirup dalam-dalam aroma bahwan goreng, kemudian minum air putih banyak-banyak.

Bakwannya tidak dimakan? Ya jelas tidak, karena gorengan tidak baik untuk kesehatan kalau dimakan terlalu banyak. Tapi dengan hanya menghirup aroma dan memandangi kilatan-kilatan minyaknya, kenikmatan makan gorengan menurut dr Vito sudah bisa didapatkan.

“Air yang banyak akan membuat kita kenyang, dan sensasi baunya membuat kita bisa menikmati bakwan goreng tanpa meningkatkan kolesterol,” jelasnya.

BILA ANDA LUKA SEGERA HUBUNGI

PUSAT PERAWATAN LUKA NCI CENTRE KALIMANTAN
KONSULTASI GRATIS

KLIK DI SINI

Baca Juga Artikel Lainnya :

Gorengan ada batas konsumsinya loh.. tahan-tahan dalam mengonsumsinya

Sayur kol goreng trending topik, apa yang di permasalahkan?

Ketahuilah gorengan tidak selamanya berbahaya, untuk konsultasi masalah luka anda di nci centre sungai dama di 085250575811

Bicara soal kesehatan jantung, gorengan selalu diposisikan sebagai ‘penjahat’. Terlalu banyak goreng-gorengan selalu dikaitkan dengan peningkatan risiko stroke, serangan jantung, dan masalah pembuluh darah lainnya. Berikut ini ulasannya dalam Ketahuilah gorengan tidak selamanya berbahaya, untuk konsultasi masalah luka anda di nci centre sungai dama di 085250575811


Padahal tidak selamanya demikian, gorengan tetap bisa dinikmati tanpa harus jatuh sakit. Setidaknya, demikian menurut dr Vito A Damay, SpJP(K), MKes, FIHA, FICA, dokter ahli jantung dari Siloam Hospitals Lippo Village.


Dalam sebuah video terbaru, dr Vito membagikan tips menikmati bakwan goreng dengan saus kacang tanpa perlu takut kolesterol bakal meningkat. Caranya dengan menghirup dalam-dalam aroma bakwan goreng, kemudian minum air putih banyak-banyak.

Let’s to video…


Bakwannya tidak dimakan? Ya jelas tidak, karena gorengan tidak baik untuk kesehatan kalau dimakan terlalu banyak. Tapi dengan hanya menghirup aroma dan memandangi kilatan-kilatan minyaknya, kenikmatan makan gorengan menurut dr Vito sudah bisa didapatkan.


“Air yang banyak akan membuat kita kenyang, dan sensasi baunya membuat kita bisa menikmati bakwan goreng tanpa meningkatkan kolesterol,” jelasnya.


Eits, tunggu dulu jangan buru-buru merasa tertipu. Menurut dr Vito, tips ini didasarkan pada teori tentang fisiologi. Mekanisme kerja otak manusia, menurutnya sangat memungkinkan untuk diakali seperti itu.

BILA ANDA LUKA SEGERA HUBUNGI

PUSAT PERAWATAN LUKA NCI CENTRE KALIMANTAN
KONSULTASI GRATIS

KLIK DI SINI

 

Baca Juga Artikel Lainnya :

Gorengan ada batas konsumsinya loh.. tahan-tahan dalam mengonsumsinya

Anatomi jantung yang belum di ketahui banyak orang

 

Sayangi jantung anda dengan mengurangi mengkonsumsi gorengan, untuk konsultasi masalah luka anda di nci centre sungai pinang di 085250575811

Bicara soal kesehatan jantung, gorengan selalu diposisikan sebagai ‘penjahat’. Terlalu banyak goreng-gorengan selalu dikaitkan dengan peningkatan risiko stroke, serangan jantung, dan masalah pembuluh darah lainnya. Sayangi jantung anda dengan mengurangi mengkonsumsi gorengan, untuk konsultasi masalah luka anda di nci centre sungai pinang di 085250575811

Padahal tidak selamanya demikian, gorengan tetap bisa dinikmati tanpa harus jatuh sakit. Setidaknya, demikian menurut dr Vito A Damay, SpJP(K), MKes, FIHA, FICA, dokter ahli jantung dari Siloam Hospitals Lippo Village.

Dalam sebuah video terbaru, dr Vito membagikan tips menikmati bakwan goreng dengan saus kacang tanpa perlu takut kolesterol bakal meningkat. Caranya dengan menghirup dalam-dalam aroma bakwan goreng, kemudian minum air putih banyak-banyak.

Let’s to video…

Bakwannya tidak dimakan? Ya jelas tidak, karena gorengan tidak baik untuk kesehatan kalau dimakan terlalu banyak. Tapi dengan hanya menghirup aroma dan memandangi kilatan-kilatan minyaknya, kenikmatan makan gorengan menurut dr Vito sudah bisa didapatkan.

“Air yang banyak akan membuat kita kenyang, dan sensasi baunya membuat kita bisa menikmati bakwan goreng tanpa meningkatkan kolesterol,” jelasnya.

Eits, tunggu dulu jangan buru-buru merasa tertipu. Menurut dr Vito, tips ini didasarkan pada teori tentang fisiologi. Mekanisme kerja otak manusia, menurutnya sangat memungkinkan untuk diakali seperti itu.

BILA ANDA LUKA SEGERA HUBUNGI

PUSAT PERAWATAN LUKA NCI CENTRE KALIMANTAN
KONSULTASI GRATIS

KLIK DI SINI

 

Baca Juga Artikel Lainnya :

Sayur kol goreng trending topik, apa yang di permasalahkan?

Kenali 4 penyakit yang umum menyerang di masa tua anda

Gorengan siapa sih yang tidak kenal gorengan?, gorengan merupakan makanan yang wajib ada menemani waktu berkumpul dengan teman-teman anda. Gorengan juga merupakan makanan yg banyak di gemari masyarakat ketika menjelang buka puasa. mengonsumsi gorengan tidak di larang tapi ketahuilah batas wajar mengonsumsi gorengan. Berikut penjelasam tentang Sadar dirilah anda sebelum mengonsumsi gorengan, yuk konsultasi masalah luka anda di nci centre palaran di 085250575811

 

Gorengan menjadi salah satu makanan yang tidak bisa disangkal kelezatannya. Namun tak disangkal pula bahwa gorengan juga bisa menjadi biang keladi dari tingginya kadar kolesterol dalam darah.

Nah, dokter spesialis jantung dari RS Siloam Lippo Village, dr Vito A Damay, SpJP(K), MKes, FIHA mengatakan bahwa satu cara mengendalikan kadar kolesterol adalah menghindari konsumsi gorengan.

“Kalau aku bilang nggak boleh nanti semua penjual bakwan marah lho. Haha. Aku nggak bilang nggak boleh, cuma gini soal mindset saja. Kalau sudah tahu ini makanan yang kurang sehat misalnya, tentu tahu batasnya seperti apa,”

Let’s to video…

dr Vito tidak menampik bahwa menghindari konsumsi gorengan merupakan hal sulit. Namun ia menyarankan sebaiknya mengonsumsi gorengan dengan porsi yang cukup dan tidak berlebihan.

“Kalau memang mau makan tahu diri lah. Jangan sampai dihabisin semua. Coba satu gigit enak udah, nggak usah makan satu utuh,” sarannya.

Agar tidak menambah kadar kolesterol, dr Vito membagikan tips menikmati bakwan goreng dengan saus kacang tanpa perlu takut kolesterol bakal meningkat. Caranya dengan menghirup dalam-dalam aroma bahwan goreng, kemudian minum air putih banyak-banyak.

Bakwannya tidak dimakan? Ya jelas tidak, karena gorengan tidak baik untuk kesehatan kalau dimakan terlalu banyak. Tapi dengan hanya menghirup aroma dan memandangi kilatan-kilatan minyaknya, kenikmatan makan gorengan menurut dr Vito sudah bisa didapatkan.

“Air yang banyak akan membuat kita kenyang, dan sensasi baunya membuat kita bisa menikmati bakwan goreng tanpa meningkatkan kolesterol,” jelasnya.

BILA ANDA LUKA SEGERA HUBUNGI

PUSAT PERAWATAN LUKA NCI CENTRE KALIMANTAN
KONSULTASI GRATIS

KLIK DI SINI

Baca Juga Artikel Lainnya :

Gorengan ada batas konsumsinya loh.. tahan-tahan dalam mengonsumsinya

Sayur kol goreng trending topik, apa yang di permasalahkan?

Gorengan ada batas konsumsinya loh.. tahan-tahan dalam mengonsumsinya, yuk konsultasi masalah luka anda di nci centre samarinda ilir di 085250575811

Gorengan merupakan makanan yang sering menjadi hidangan ketika ngumpul bareng teman. Gorengan juga merupakan makanan yang memiliki banyak peminat. Akan ketapi apakah aman mengonsumsi gorengan?. Berikut rangkuman dalam ulasan Gorengan ada batas konsumsinya loh.. tahan-tahan dalam mengonsumsinya, yuk konsultasi masalah luka anda di nci centre samarinda ilir di 085250575811

 

 Gorengan telah menjadi salah satu camilan favorit di seluruh belahan dunia, termasuk Indonesia. Berbagai jenis gorengan memang menggugah selera, kadang kita mengabaikan imbauan dan fakta bahwa gorengan sangatlah tidak sehat.

Sering mengonsumsi gorengan dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan, mulai dari kegemukan hingga penyakit jantung. Menurut studi terbaru, makan gorengan bisa meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke. Semakin banyak kamu makan, semakin besar risikonya.

Dikutip dari WebMD, orang yang mengonsumsi makanan digoreng seperti gorengan tiga kali dalam seminggu memiliki 7 persen risiko terkena serangan jantung dan stroke lebih tinggi dibandingkan mereka yang hanya memakan sekali dalam seminggu. Jika kamu mengonsumsinya tiap hari, risikonya melonjak hingga 14 persen lebih tinggi.

Let’s to video…

“Memakan sejumlah kecil makanan yang digoreng bukanlah akhir dari segalanya, tapi semakin banyak kamu mengonsumsi gorengan, semakin buruk efeknya untukmu,” jelas ahli diet Dana Angelo White, yang tidak terlibat dalam studi tersebut.

Let’s to video…

Beberapa riset lampau juga mengaitkan antara makanan yang digoreng dengan penyakit kronis, seperti diabetes tipe 2, gagal jantung, obesitas dan tekanan darah tinggi. Secara umum, makanan yang digoreng tidak sehat karena proses menggoreng menambahkan banyak lemak dan kalori ekstra.

“Coba bandingkan seberapa banyak minyak zaitun yang kamu tuang di atas salad, versus makanan yang terendam di dalam minyak saat kamu memasaknya. Kalori bisa langsung melonjak,” imbuh Dr Eugenia Gianos, direktur Women’s Heart Health di Lenox Hill Hospital.

Dr Eugenia menambahkan lagi, cara seseorang menggoreng makanan juga bisa membuat perbedaan. Misalnya jika minyak belum terlalu panas dan kamu telah menaruh makanan, maka makanan tersebut akan menyerap lebih banyak minyak sebelum matang. Setidaknya tunggu hingga suhu minyak mencapai panas 160-190 derajat celsius.

Seringkali orang-orang juga tak menyadari bahwa mereka memakan makanan yang digoreng, seperti donat misalnya. Dr White menegaskan bahwa makanan apapun yang renyah, krispi atau berwarna kuning keemasan, kemungkinan besar itu digoreng.

BILA ANDA LUKA SEGERA HUBUNGI

PUSAT PERAWATAN LUKA NCI CENTRE KALIMANTAN
KONSULTASI GRATIS

KLIK DI SINI

Baca Juga Artikel Lainnya :

Sayur kol goreng? Baguskah bagi kesehatan?

Sayur kol goreng trending topik, apa yang di permasalahkan?