Anda Bekerja Selama 10 Jam Ketahui Dampaknya, yuk konsultasi masalah luka anda di nci centre SUNGAI KUNJANG di 085250575811

Bekerja merupakan suatu kewajiban bagi kaum laki-laki untuk menafkahi keluarganya, namun terkadang seseorang bekerja hingga menghabiskan waktu berjam jam hanya untuk bekerja. Tanpa kita sadari kita telah rentang terserang berbagai macam penyakit. Apakah Anda Bekerja Selama 10 Jam Ketahui Dampaknya, yuk konsultasi masalah luka anda di nci centre SUNGAI KUNJANG di 085250575811

 

Kalau kamu termasuk orang yang sering menghabiskan waktu bekerja lebih dari 10 jam sehari, hati-hati jangan lupakan waktu istirahat. Studi terbaru menemukan kalau kebiasaan bekerja terlalu lama dapat meningkatkan risiko terjadinya stroke.

Para peneliti dari Angers University dan French National Institute of Health and Medical Research mendefinisikan kebiasaan kerja yang terlalu lama adalah bila kamu bekerja selama 10 jam sehari selama minimal 50 hari dalam setahun.

Analisa data dari sekitar 143 ribu orang dewasa menemukan orang yang bekerja lama lebih berisiko terkena stroke hingga 29 persen. Dilakukan lebih dari 10 tahun maka risiko tersebut akan meningkat jadi 45 persen.

Berikut Video Penjelasan NCI Centre oleh mahasiswa FKM UNMUL sumber video NCI Centre Kalimantan

Pemimpin studi Dr Alexis Descatha menambahkan hubungan antara waktu kerja dengan risiko stroke ini lebih kuat pada orang-orang di bawah 50 tahun.

“Ini tidak terduga. Diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi temuan ini,” kata Dr Alexis seperti dikutip dari BBC

Terkait hal tersebut studi lain pernah menemukan kalau orang-orang yang menjalankan bisnis mereka sendiri, pemimpin perusahaan, atau manajer tampaknya tidak terlalu terpengaruh oleh efek jam kerja panjang dibandingkan pekerja yang harus bekerja shift malam tidak teratur.

BILA ANDA LUKA SEGERA HUBUNGI

PUSAT PERAWATAN LUKA NCI CENTRE KALIMANTAN
KONSULTASI GRATIS

KLIK DI SINI

Baca Juga Artikel Lainnya :

Berapa Lama Reaksi Secangkir Kopi Menahan Anda Agar Tetap Terjaga di Malam Bergadang Anda

Berapakah Jumlah Batas Aman Konsumsi Kopi Agar Jantung Aman?

 

Musim penghujan telah tiba 6 penyakit yang mengintai di balik banjir, yuk konsultasi masalah luka anda di nci centre samarinda kota di 085250575811

Banjir merupakan masalah yang sangat sulit di atasi di kota-kota besar, bahkan pemerintah setempat menjadikannya sebagai PR yang tak kunjung selesai di kerjakan penanggulangan banjir itu sendiri karenanya di butuhkan juga kesadaran masyarakat di kota-kota besar untuk bersama mencegah terjadinya banjir minimal hal kecil yang dapat kita lakukan sebagai masyarakat yang baik yaitu membuang sampah pada tempatnya. berikut penjelasan seputar Musim penghujan telah tiba 6 penyakit yang mengintai di balik banjir, yuk konsultasi masalah luka anda di nci centre samarinda kota di 085250575811

 

Selama musim hujan, bukan barang baru lagi kalau beberapa daerah di Indonesia langganan banjir. Sejumlah penyakit pun rawan berjangkitan.

Tak peduli seberapa tinggi genangannya, luapan air banjir bisa tercemar oleh berbagai organisme penjangkit penyakit, termasuk bakteri usus seperti E. coli, Salmonella, dan Shigella; Hepatitis A Virus; dan agen pembawa tifus, paratifoid dan tetanus.

Virus, kuman, dan bakteri ini merupakan hasil dari polutan rumah tangga dan pertanian atau limbah industri berbahaya, seperti air selokan, sampah makanan, kotoran manusia dan hewan, bangkai, pestisida dan insektisida, pupuk, minyak, asbes, bahan bangunan berkarat, dan sebagainya.

Brikut Video Sejarah Singkat NCI Centre Kalimantan sumber video NCI Centre Kalimantan

Berikut adalah daftar penyakit yang harus Anda waspadai selama musim banjir:

  1. Diare

Diare karena infeksi tersebar luas di seluruh negara berkembang. Diare berat berpotensi fatal dan memerlukan bantuan medis sesegera mungkin akibat miskinnya cairan dan nutrisi tubuh yang terbuang dalam jumlah besar bersama cairan diare — terutama pada bayi dan anak-anak, orang-orang yang kekurangan gizi, dan mereka yang memiliki sistem kekebalan tubuh lemah.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan bahwa setiap tahunnya ada hampir 2 juta anak di seluruh dunia, kebanyakan di bawah usia 5 tahun, meninggal akibat diare. Negara-negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia, bertanggung jawab untuk 8,5% dari angka kematian ini.

Gejala diare bervariasi, mulai dari sakit perut singkat dengan kotoran BAB yang tidak terlalu encer hingga kram perut yang disertai konsistensi feses yang sangat encer. Pada kasus diare parah, kemungkinan penderitanya dapat mengalami demam dan kram perut hebat. Cairan diare dapat bercampur dengan lendir dan darah.

 

  1. Demam berdarah

Demam berdarah (DBD) adalah penyakit infeksi akut yang disebabkan oleh virus dan ditularkan oleh gigitan nyamuk Aedes aegypti. Bayi dan anak-anak yang terjangkit DB mungkin mengalami demam dengan ruam. Anak-anak yang lebih tua dan orang dewasa mungkin mengalami demam demam ringan, atau penyakit demam tinggi melumpuhkan yang timbul mendadak, sakit kepala parah, nyeri di belakang mata, nyeri otot dan sendi, serta ruam.

Dilansir dari Kemenkes RI, dalam beberapa tahun terakhir, kasus demam berdarah lebih sering ditemukan di musim pancaroba, khususnya di awal tahun bulan Januari. Selama kurun waktu 2013-2014, ada 184.179 kasus DB di Indonesia dan 1.500 di antaranya meninggal dunia. Terhitung sejak tahun 1968 hingga tahun 2009, World Health Organization (WHO) mencatat Indonesia sebagai negara dengan kasus DBD tertinggi se-Asia Tenggara.

 

  1. Leptospirosis

Leptospirosis adalah infeksi akut yang disebabkan oleh bakteri leptospira dan ditularkan oleh hewan. Sumber utama penularan leptospirosis di Indonesia adalah tikus. Penyakit ini adalah satu-satunya infeksi rawan epidemi wabah yang dapat ditularkan secara langsung melalui air yang tercemar. Bakteri memasuki tubuh lewat kulit, melalui luka memar dan terbuka atau melalui mata yang bersentuhan dengan air kotor genangan banjir.

Gejala leptospirosis dapat berkisar dari sakit kepala ringan, nyeri otot, dan demam hingga pendarahan hebat di paru-paru. Dalam beberapa kasus, bisa tidak muncul gejala sama sekali. Jika tidak segera diobati, leptospirosis dapat menyebabkan kerusakan ginjal, meningitis (radang selaput otak dan sumsum tulang belakang), penyakit pernapasan, gagal hati, dan bahkan kematian. Data terakhir dari Kemenkes, hingga November 2014, ada 435 kasus dengan 62 kematian akibat leptospirosis.

 

  1. Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA)

Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) adalah infeksi yang terjadi pada saluran pernapasan seperti hidung, tenggorokan, atau paru-paru. Gejala utama dapat berupa gejala flu umum, batuk dan demam yang dapat disertai sesak napas atau nyeri dada.

Biasanya infeksi ini disebabkan oleh virus, bakteri atau organisme lain yang datang dari lingkungan tak sehat. ISPA bisa dengan mudah ditularkan melalui air ludah, darah, bersin, udara, dan lainnya.

 

  1. Malaria

Genangan air disebabkan oleh hujan deras atau luapan sungai dapat bertindak sebagai tempat berkembang biak nyamuk, dan karena itu meningkatkan potensi paparan dari populasi korban bencana dan tenaga sukarelawan terhadap infeksi seperti demam berdarah, Japanese encephalitis, dan malaria. Penyakit yang ditularkan nyamuk sulit untuk dicegah, terutama selama bencana.

Gejala malaria termasuk demam, menggigil dan kelelahan. Jika tidak diobati, malaria dapat berakibat fatal karena mengganggu pasokan darah ke organ vital. Kabar baiknya, permasalahan malaria di Indonesia saat ini cenderung menurun lumayan drastis. Pada tahun 2010, di Indonesia terdapat 465.764 kasus positif malaria dan angka ini dilaporkan menurun pada tahun 2015 menjadi 209.413 kasus. Selain itu, sekitar 74% penduduk Indonesia kini hidup di daerah bebas penularan malaria.

 

  1. Demam tifoid (tipes)

Sekadar mengingatkan, demam tifoid (tipes) tidaklah sama dengan tifus yang selama ini kita pahami. Demam typhoid (tipes) adalah infeksi usus halus yang disebabkan oleh bakteri Salmonella dalam feses atau kotoran binatang, yang menginfeksi manusia melalui air dan makanan yang tercemar. Tifus adalah penyakit lain yang disebabkan oleh bakteri Rickettsia, tidak ada di Indonesia.

Demam tifoid biasanya ditandai dengan sakit kepala, mual, demam berkepanjangan, kehilangan nafsu makan, bahkan diare. Berdasarkan data Kemenkes, angka penderita demam tifoid di Indonesia mencapai 81% per seratus ribu jiwa.

Selain enam penyakit di atas, penyakit lain yang harus Anda waspadai termasuk hipotermia, tetanus, Hepatitis A, penyakit kulit, alergi, penyakit yang dibawa oleh kutu dan tungau, hingga perburukan penyakit kronis yang mungkin sudah diderita. Selain itu, daerah banjir mungkin berisiko bahaya kesetrum atau kebakaran akibat aliran listrik korslet.

BILA ANDA LUKA SEGERA HUBUNGI

PUSAT PERAWATAN LUKA NCI CENTRE KALIMANTAN
KONSULTASI GRATIS

KLIK DI SINI

Baca Juga Artikel Lainnya :

Ternyata Berenang Bisa Menjaga Kesehatan Otak dan Menjaga Anda 

Menikmati berlayar di sungai mahakam sekaligus mengikuti pelatihan perawatan luka 2019 terkini

 

Apa dampak mengkonsumsi pemanis bagi ibu hamil?, yuk konsultasi masalah luka anda di nci centre palaran di 085250575811

Pemanis buatan sudah tersebar di berbagai jenis produk makan yang dapat kita konsumsi, dan tidak luput kepada ibu hamil yang dapat membahayakan kesehatan ibu dan janinnya. Berikut penjelasan tentang Apa dampak mengkonsumsi pemanis bagi ibu hamil?, yuk konsultasi masalah luka anda di nci centre palaran di 085250575811

 

Penelitian yang dilakukan oleh University of Manitoba di Winnipeg, Kanada, membuktikan bahaya konsumsi pemanis buatan bagi ibu hamil. Bayi yang lahir dari ibu yang rutin mengonsumsi minuman mengandung pemanis buatan, berisiko dua kali lebih besar untuk mengalami kelebihan berat badan di tahun pertama kelahirannya. Berat badan bayi tersebut bahkan bisa mencapai 97 persen lebih berat daripada bayi pada umumnya.

Semakin banyaknya kasus obesitas pada anak dan konsumsi pemanis buatan yang semakin meluas, membuat peneliti merasa perlu melakukan penelitian lebih lanjut mengenai hal tersebut di atas. Kelak, hasil penelitian tersebut dapat berguna untuk dijadikan rekomendasi atau diet bagi ibu hamil.

Penelitian yang telah dilakukan di Kanada, melibatkan 3.000 ibu dan bayi mereka. Hampir 30 persen peserta penelitian mengakui bahwa mereka mengonsumsi minuman dengan pemanis buatan saat hamil. Lima persen di antaranya bahkan mengonsumsinya setiap hari.

Berikut Video  penjelasan singkat NCI Centre oleh Mahasiswa Poltekes sumber video NCI Centre Kalimantan

Seorang profesor epidemiologi dari University of Minnesota, Minneapolis, mengatakan bahwa pemanis buatan dapat menurunkan mekanisme tubuh, untuk merasakan asupan kalori dan meresponnya dengan rasa kenyang. Sehingga membuat orang makan lebih banyak.

Pemanis buatan juga dapat membuat peminumnya merasa kecanduan, sehingga berkeinginan untuk mengonsumsinya kembali dalam jangka waktu yang dekat. Hal tersebut bisa menyebabkan terjadinya kegemukan saat hamil.

Kenaikan berat badan yang terlalu banyak saat hamil dapat menyebabkan terjadinya diabetes gestasional. Selain itu, kegemukan saat hamil juga dapat mempersulit proses persalinan.

Beberapa penelitian juga mengkhawatirkan adanya dampak negatif lainnya, bila mengonsumsi minuman dengan pemanis buatan saat hamil, baik bagi janin maupun bagi ibu. Meski, belum diketahui secara pasti efeknya, ibu hamil sebaiknya menahan diri dari godaan minuman dengan pemanis buatan. Pemanis buatan umumnya terdapat di dalam makanan atau minuman kemasan.

Para peneliti berharap, badan pengawas obat dan makanan di seluruh dunia, dapat mengevaluasi keamanan pemanis buatan dalam makanan dan minuman. Sebaiknya dalam kemasan makanan dan minuman yang mengandung pemanis buatan, diberikan peringatan, agar tidak dikonsumsi oleh anak-anak atau ibu hamil.

BILA ANDA LUKA SEGERA HUBUNGI

PUSAT PERAWATAN LUKA NCI CENTRE KALIMANTAN
KONSULTASI GRATIS

KLIK DI SINI

Baca Juga Artikel Lainnya :

6 Bahan Yang Dapat Anda Olah Menjadi Bubur Yang Kaya Karbohidrat Untuk Bayi

5 Makanan Yang Harus Anda Hindari Jika Anda Ingin Punya Anak

 

Jika Anda Menemukan 4 Hal di dalam Keseharian Anda, Anda Butuh ‘Me Time’, yuk konsultasi masalah luka anda di nci centre palaran di 085250575811

Terkadang kita waktu untuk sendiri dan melakukan hal hal yang kita sukai dan membuat kita bahagia tanpa perlu di temani oleh orang terdekat kita biasa di sebut dengan “Me Time”, Namaun terkadang beberapa orang tidak dapat melakukannya kerena beberapa faktor kesibukan di dunia kerja dan kesibukan yang memakan waktu kesendirian anda. Jika Anda Menemukan 4 Hal di dalam Keseharian Anda, Anda Butuh ‘Me Time’, yuk konsultasi masalah luka anda di nci centre palaran di 085250575811

 

Banyaknya pekerjaan yang dilakukan setiap hari terkadang membuat kita lelah dan jenuh dengan aktivitas sehari-hari. Misal setiap hari bekerja dan semakin hari pekerjaan semakin banyak.

Akan ada saatnya hati berteriak meluapkan kekesalan yang tidak bias di jelaskan dan kita merasa adrenalin yang meningkat. Itu tandanya kita harus memberikan tubuh ‘me time’, suatu waktu untuk mengisi ulang daya tubuh. Karena jika dibiarkan berisiko kehabisan tenaga, baik secara emosional maupun fisik.

Selain itu, ada empat tanda lain yang wajib kita perhatikan saat tubuh butuh ‘me time’ seperti dikutip dari Health Line.

Berikut Penjelasan NCI Centre dari Mahasiswa UNMUL sumber dari NCI Centre Kalimantan

  1. Tidak ada yang terdengar menyenangkan lagi

Salah satu indikator tubuh butuh recharging adalah ketika segala sesuatu tidak terdengar menyenangkan. Biasanya pada saat ini keluar keluhan-keluhan mengenai apa yang dilakukan sehari-hari.

Jika hal ini terjadi, kamu bisa meluangkan waktu untuk berjalan-jalan sendiri, atau membaca buku sambil minum teh.

 

  1. Ingin makan semua

Melihat makanan ini, mau. Melihat makanan itu juga mau. Seakan menginginkan semua makanan. Itu tandanya tubuh butuh ‘me time’. Bisa jadi kamu mengalami stres karena tekanan pekerjaan. Cobalah untuk mandi air hangat sambil membawa buku dan makanan ringan. Atau kamu bisa menikmati segelas teh dan hanya duduk di teras belakang rumah.

 

  1. Kewalahan dengan hal kecil

Jika biasanya kamu bisa mengurus segala hal dengan baik, tetapi akhir-akhir ini dibuat kewalahan hanya dengan hal-hal kecil, artinya kamu butuh mengistirahatkan tubuhmu sejenak. Jika itu benar-benar terjadi, coba pergilah ke salon untuk melakukan perawatan dan relaksasi. Buat ‘me time’ kamu sendiri untuk mengisi ulang daya tubuhmu.

 

  1. Mudah emosi

Orang yang tiba-tiba mudah emosi bahkan membentak orang yang disayanginya karena hal sepele, tandanya orang tersebut harus membuat ‘me time’ untuk dirinya. Jika terjadi demikian, bisa melakukan meditasi ditambah dengan mencium aroma-aroma esensial.

BILA ANDA LUKA SEGERA HUBUNGI

PUSAT PERAWATAN LUKA NCI CENTRE KALIMANTAN
085250575811

Baca Juga Artikel Lainnya :

  1. 4 Cara menjadikan Akhir Pekan Anda Bahagia dan akan menurunkan gula darah anda menjadi stabil
  2. Hubungan antara akhir pekan dengan penurunan kadar gula darah