Bahaya kanker dapat menyerang kaum milenial, untuk konsultasi masalah luka anda di nci centre sambutan di 085250575811

 

Luka kanker merupakan masalah yang serius bagi penderitanya, sebagai masyarakat kita harus ketahui Bahaya kanker dapat menyerang kaum milenial, untuk konsultasi masalah luka anda di nci centre sambutan di 085250575811

 

Saat ini kanker tak bisa lagi dikatakan sebagai penyakit yang muncul pada usia tua. Pada sebuah penelitian yang dilakukan baru-baru ini, ditemukan bahwa beberapa tipe kanker meningkat secara drastis pada orang muda.

 

Penelitian yang terbit dalam Lancet Public Health dari American Cancer Society ini menganalisis data selama 20 tahun dari peserta penelitian yang sudah didiagnosa kanker berusia 25 tahun hingga 84 tahun. Hasilnya mengejutkan, yakni ditemukan peningkatan angka kanker pada orang berusia 25 tahun dan 49 tahun, khususnya jenis kanker yang berhubungan dengan obesitas.

 

Dari 12 jenis kanker yang terkait dengan obesitas yang diteliti, enam jenisnya menunjukkan lonjakan pada anak muda yang diteliti. Kanker tersebut adalah kanker kolorektal, endometrium, kantung empedu, ginjal, pankreas, multipel mieoloma, dan kanker sel plasma-kanker yang biasanya muncul pada pasien berusia 60 atau 70 tahunan.

 

Berikut video perawat luka samarinda mewakili kongres dunia KL

Penelitian ini memang tidak berfokus pada penyebab spesifik dari peningkatan jenis kanker-kanker ini. Namun, dari penelitian ini didapatkan hipotesis bahwa tren tersebut mungkin dipengaruhi oleh kelebihan berat badan dan obesitas.

 

Dari penelitian terpisah yang dilakukan pada tahun 2018 menunjukkan bahwa berat badan berlebih memang menyumbang hingga 60% pada kanker endometrium, 36% pada kanker kantung empedu, 33% pada kanker ginjal, 17% pada kanker pankreas, dan 11% pada beberapa kanker miolema.

 

Penelitian ini memang dilakukan di Amerika, namun Anda tetap harus waspada terhadap tren ini. Itulah sebabnya, melakukan langkah pencegahan sangat disarankan sejak dini. Membiasakan diri untuk berolahraga dan mengonsumsi makanan yang sehat dan seimbang dapat membantu Anda mencegah kanker.

BILA ANDA LUKA SEGERA HUBUNGI

PUSAT PERAWATAN LUKA NCI CENTRE KALIMANTAN
KONSULTASI GRATIS

KLIK DI SINI

 

Baca Juga Artikel Lainnya :

4 kanker yang paling sering menyerang kaum pria

Pedasnya cabai yang memiliki manfaat luar biasa dahsyat

4 kanker yang paling sering menyerang kaum pria, yuk konsultasi masalah luka anda di nci centre loa janan ilir di 085250575811

Kanker merupakan salah satu penyakit yang mematikan, kankerjuga salah satu penyakit yang di takuti. kanker juga tidak memiliki tanda dan gejala yang signifikan. Berikut 4 kanker yang paling sering menyerang kaum pria, yuk konsultasi masalah luka anda di nci centre loa janan ilir di 085250575811

 

Kanker menjadi salah satu penyakit mematikan, karena gejalanya yang tidak diketahui. Hal ini membuat sebagian besar pasien kanker sering mencari pengobatan medis ketika stadium lanjut. Dalam tahap ini penyakit menjadi sulit disembuhkan. Para dokter menganjurkan untuk melakukan deteksi dini seperti skrining kanker.

Sebelumnya, diskusilah dengan dokter untuk melakukan skrining yang tepat setelah memahami risiko dan manfaatnya. Dikutip dari Times of India, berikut beberapa jenis kanker yang paling banyak menyerang pria dan rekomendasi skrining untuk mendeteksinya.

Let’s to video…

  1. Kanker paru-paru

    Kanker paru menjadi salah satu penyebab utama kematian karena penyakit kanker di dunia. Meskipun mereka yang berisiko adalah perokok aktif dan mantan perokok, namun bukan tidak mungkin perokok pasif juga bisa terkena kanker paru. Selain rokok, polusi udara juga menjadi salah satu penyebabnya.

    Pria berusia antara 55-75 tahun dapat menjalani skrining untuk kanker paru, terutama untuk perokok berat. Skrining dilakukan setiap tahun melalui CT scan dosis rendah (LDCT) dada untuk membantu mengidentifikasi kanker paru stadium awal.

    2. Kanker mulut

    Kanker mulut mengacu pada kanker bibir, lidah, pipi, dasar mulut, langit-langit keras dan lunak, serta tenggorokan. Mereka yang secara teratur mengonsumsi tembakau seperti merokok dan mengunyah tembakau dan alkoholik memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker mulut.

    Kanker mulut sering didahului oleh munculnya lesi pra-kanker yang timbul tanpa diketahui penyebabnya. Lesi dapat berwarna putih atau merah, berupa tonjolan atau bercak titik-titik di rongga mulut. Tes skrining direkomendasikan untuk orang dewasa yang berisiko tinggi dengan gejala ini. Inspeksi visual sederhana dapat membantu mendeteksi kondisi premalignan atau kondisi saat kanker belum ganas.

  2. Kanker prostat

    Kanker prostat memengaruhi kelenjar prostat yang memproduksi cairan semen dan membantu mengendalikan urin pada pria. Pengidap kanker ini jumlahnya meningkat seiring bertambahnya usia. Nmaun, untuk stadium awal dapat diobati melalui operasi dan radioterapi. Untuk itu perlu dilakukan skrining,

    Skrining dianjurkan saat usia 50 tahun dan dilakukan melalui tes darah yang disebut tes prostate specific antigen (PSA). Jika tes PSA tidak normal, perlu dilakukan pemindaian lebih lanjut dan biopsi untuk mengidentifikasi kanker prostat.

    4. Kanker usus besar

    Kanker usus besar, atau umum disebut kanker kolorektal terjadi kerika gumpalan sel non-kanker yang disebut polip tumbuh menjadi kanker usus besar. Pria di atas usia 50 tahun harus menjalani skrining kanker usus besar secara rutin dan terus berlanjut sampai usia 75 tahun. Skrining juga direkomendasikan untuk orang dengan riwayat kanker dari keluarga, polip, paparan radiasi atau riwayat penyakit radang usus.

    Dua jenis skrining direkomendasikan untuk kanker usus besar. Satu yang menyaring untuk kanker dan polip, dan yang lain hanya menyaring kanker. Tes yang digunakan untuk skrining kanker dan polip meliputi sigmoidoskopi fleksibel, kolonoskopi, barium enema kontras ganda, atau CT kolonografi (kolonoskopi virtual). Sementara, tes yang hanya menyaring kanker termasuk tes tinja untuk darah, atau tes tinja DNA.

BILA ANDA LUKA SEGERA HUBUNGI

PUSAT PERAWATAN LUKA NCI CENTRE KALIMANTAN
KONSULTASI GRATIS

KLIK DI SINI

Baca Juga Artikel Lainnya :

Pedasnya cabai yang memiliki manfaat luar biasa dahsyat

Menyusui memiliki rahasia tersendiri bagi ibu loh

 

Menyusui memiliki rahasia tersendiri bagi ibu loh, yuk konsultasi masalah luka anda di nci centre samarinda ilir di 085250575811

Menyusui bagi ibu yang memiliki bayi sangat di sarankan kan demi perkembangan dan pertumbuhan sang buah hati. Memberi ASI selain tanggung jawab ibu, memberikan manfaat yang dahsyat loh bagi ibu… berikut rangkumannya dalam ulasan Menyusui memiliki rahasia tersendiri bagi ibu loh, yuk konsultasi masalah luka anda di nci centre samarinda ilir di 085250575811

 

Tak hanya untuk tumbuh kembang bayi, menyusui juga punya sederet manfaat bagi ibu. Menyusui sering dikaitkan dengan penurunan risiko kanker payudara dan mencegah peradangan pada payudara. Tapi selain kanker payudara, ada beberapa jenis kanker lain yang bisa dicegah dengan menyusui.

“Menyusui sendiri kalau dilakukan dalam durasi yang cukup lama, dikatakan kalau sudah lebih dari 4 bulan, maka dia bisa menurunkan risiko kanker. Bukan hanya kanker payudara tapi juga kanker serviks atau leher rahim, kanker uterus, kanker rahim dan kanker indung telur atau ovarium,” tutur Anggota Satuan Tugas ASI dari Ikatan Dokter Anak Indonesia, dr Wiyarni Pambudi, SpA, IBCLC, saat dijumpai detikHealth pada Jumat, (2/8/2019).

Let’s to video…

Penelitian dari QIMR Berghofer Medical Research Institute di Brisbane, Australia beberapa waktu lalu memang mengaitkan antara kebiasaan menyusui dan penurunan risiko kanker. Dijelaskan didalamnya alasan penurunan risiko ini yakni karena pertumbuhan jenis kanker oleh hormon estrogen dapat ditekan dengan menyusui.

Selain itu, dr Wiyarni menambahkan ASI juga bisa menekan perkembangan sel kanker bagi anak. Jadi tak hanya ibu yang bisa terhindar dari risiko kanker, sang buah hati pun ikut mendapat manfaatnya.

“Di dalam ASI juga ada zat namanya hemlet yang bisa membunuh sel kanker 40 jenis sel kanker jadi kalau ibu menyusui selain dia memiliki risiko kanker turun, dia juga memberikan perlindungan pada anaknya supaya anaknya tidak terkena kanker,” pungkasnya.

BILA ANDA LUKA SEGERA HUBUNGI

PUSAT PERAWATAN LUKA NCI CENTRE KALIMANTAN
KONSULTASI GRATIS

KLIK DI SINI

Baca Juga Artikel Lainnya :

Pedasnya cabai yang memiliki manfaat luar biasa dahsyat

Makanan Berbuka yang baik bagi Ibu Hamil serta super sehat di bulan suci Ramadhan

 

Penderita Maag dapatkah menjalankan puasa dan apakah yang harus di perhatikan penderita maag dalam berpuasa di bulan suci ramadhan, yuk konsultasi masalah luka anda di NCI Centre Sungai Kunjang di 085250575811

Maag atau dalam medis di sebut gastritis merupakan penyakit yang umum di derita semua orang karena telat makan mengakibatkan cairan asam dalam lambung menjadi sangat asam hingga dapat melukai dinding lambung. Lalu bagaimana Penderita Maag dapatkah menjalankan puasa dan apakah yang harus di perhatikan penderita maag dalam berpuasa di bulan suci ramadhan, yuk konsultasi masalah luka anda di NCI Centre Sungai Kunjang di 085250575811

 

Telat makan dan perut kosong adalah pantangan besar bagi penderita maag. Namun di saat bulan Ramadan, umat Muslim diwajibkan untuk tidak makan selama kurang lebih 14 jam. Untuk itu, penderita maag wajib memperhatikan berbagai hal seperti kondisi kesehatan dan asupan makanan serta minuman.

“Tentu saja segala sesuatu harus dipersiapkan dengan baik supaya puasa kali ini semakin baik dibandingkan dari tahun-tahun sebelumnya. Di antaranya adalah mempersiapkan kesehatan, terutama penyakit kronis. Sebaiknya konsultasikan dengan dokter mengenai pelaksanaan puasa sesuai dengan kondisi tubuh atau penyakit yang diderita,” ujar Medical Manager Consumer Health Division PT Kalbe Farma, dr. Helmin Agustina Silalahi kepada detikHealth, Sabtu (27/4/2019).

Sementara bagi penderita maag, lanjut dr. Helmin, puasa bisa membuat waktu makan lebih teratur dan pengeluaran asam lambung pun lebih teratur. Sehingga keluhan sakit maag akan berkurang walaupun pada awal puasa banyak yang mengeluh sakit maag kambuh.

Berikut Video Penjelasan Ostomy Bag Colostomy sumber video NCI Centre Kalimantan

“Hal ini disebabkan penyesuaian lambung terhadap perubahan pola makan. Biasanya dengan melakukan puasa dengan baik dan niat yang kuat, sakit maagnya juga bisa dicegah dan bisa sembuh,” sambung dr. Helmin.

Selain itu, dr. Helmin juga menyarankan untuk memperhatikan jenis makanan dan minuman yang dikonsumsi saat sahur maupun berbuka. Ia menyarankan saat sahur harus makan sebanyak 30% dari kebutuhan makan sehari yang terdiri dari sumber karbohidrat kompleks seperti nasi merah, kentang dengan kulitnya, dan roti gandum.

Ini penting karena sumber karbohidrat kompleks dengan tinggi serat bisa membuat penyerapan karbohidrat berlangsung bertahap sehingga akan menjaga kadar gula darah tetap stabil selama berpuasa. Alhasil, sumber energi akan tetap tersedia di siang hari.

“Konsumsi juga sumber protein dan lemak seperti ikan, ayam tanpa kulit, tahu dan tempe, serta sayur-mayur. Lalu 10-15 menit sebelum imsak, makan lebih kurang 10% dari kebutuhan kalori yang terdiri dari buah-buahan 3-5 porsi buah dimakan dengan kulitnya atau diblender. Jangan lupa minum air 4 gelas selama sahur sampai menjelang imsak,” kata dr. Helmin.

Lalu saat berbuka puasa, makan sebanyak 50% dari kebutuhan makan sehari, dimulai berbuka dengan minuman yang manis tetapi menyehatkan seperti jus atau sari buah dari 2-3 macam buah dengan kandungan air yang tinggi seperti jeruk, melon, dan semangka.

“Setelah sholat magrib makan besar yang lengkap mengandung karbohidrat kompleks seperti nasi merah, kentang dengan kulitnya, roti gandum. Lalu protein dan lemak seperti ikan, ayam tanpa kulit, putih telur, tahu dan tempe, lengkapi dengan sayur dan buah. Tetapi harus diingat makanlah secara bertahap, jangan langsung melahap makanan berat tapi mulai dulu dari yang ringan,” jelas dr. Helmin.

Setelah sholat tarawih atau sebelum tidur, ujar dr. Helmin, makan makanan ringan sebanyak 10% kebutuhan makan sehari atau makanlah buah-buahan. Pastikan juga untuk minum minimal 4 gelas air sejak berbuka sampai saat menjelang tidur.

“Hindari makanan yang berlemak, goreng-gorengan, santan, mie, sayuran yang membentuk banyak gas seperti kol, sawi, lobak, serta hindari makanan terlalu pedas, kopi, minuman bersoda, dan minuman mengandung alkohol,” lanjutnya.

Selain itu, agar kesehatan lambung tetap terjaga dan terhindar dari sakit maag, konsumsi nutrisi tambahan yang mengandung ekstrak kunyit, temulawak, dan jinten hitam. Kandungan kunyit dan temulawak berfungsi sebagai anti tukak lambung, meningkatkan sekresi musin, menurunkan sekresi asam lambung, dan mengurangi peradangan. Fungsi lainnya adalah antispasme dan anti flatulent, meningkatkan enzim lipase, sukrase dan maltase, melindungi dan memperbaiki sel hati, serta sebagai antioksidan.

“Sedangkan jintan hitam bisa mencegah terjadinya dyspepsia dan tukak, mencegah terjadinya kerusakan sel hati atau hepatoprotektif, serta sebagai antioksidan,” sambung dr. Helmin.

Untuk mendapatkan manfaat dari kunyit, temulawak, dan jintan hitam, konsumsi H2 Zativa. Kandungannya mampu membantu memelihara kesehatan fungsi pencernaan dan membentuk lapisan mukosa dinding lambung sehingga mengurangi frekuensi bahkan menghilangkan kemungkinan maag kambuh.

BILA ANDA LUKA SEGERA HUBUNGI

PUSAT PERAWATAN LUKA NCI CENTRE KALIMANTAN
085250575811

Baca Juga Artikel Lainnya :

  1. Tidak Sahur di Bulan Suci Ramadhan anda berisiko tinggi Diabetes Militus
  2. Hindari 5 makanan ini Jika perut anda kosong

 

Dampak Menghirup Asap Las Tingkatkan Risiko Penyakit Kanker Paru, yuk konsultasi masalah luka anda di NCI Centre Sungai Kunjang di 085250575811

Dalam dunia pekerjaan kita sering melihat orang dengan pekerjaannya masing-masing demi mencari nafkah yang halal, namun terkadang kita tidak tau apa dampak dari perjaan yang kita lakukan terhadap status kesehatan kita, salah satu nya pekerjaan di bagian las dalam pekerjaan bangunan, taukah anda ternyata Dampak Menghirup Asap Las Tingkatkan Risiko Penyakit Kanker Paru, yuk konsultasi masalah luka anda di NCI Centre Sungai Kunjang di 085250575811

 

Seorang teknisi yang bekerja dengan alat las sering disarankan untuk memakai pelindung wajah. Alasannya karena memang mengelas adalah pekerjaan dengan risiko bahaya kesehatan.

Studi terbaru yang dipublikasi di jurnal Occupational & Environmental Medicine misalya menemukan bukti asap las dapat meningkatkan risiko penyakit kanker paru-paru. Dr Denitza Blagev dari Intermountain Medical Center mengetahuinya setelah menganalisa data dari 45 studi lain dengan sekitar 17 juta partisipan.

Berikut Video Komitmen NCI Centre Dalam Perawatan Pasien Stoma sumber video NCI Centre Kalimantan

Secara keseluruhan, orang yang bekerja sebagai tukang las atau sering terpapar asap las 43 persen lebih mungkin untuk terkena kanker paru-paru.

 

“Dan dengan ulasan ini, asap las dapat diklasifikasikan sebagai ‘karsinogenik’ bagi manusia,” tulis peneliti seperti dikutip dari Reuters pada Rabu (22/5/2019).

Asap las sendiri dihasilkan ketika logam dipanaskan di atas titik leburnya dan kemudian menguap dan mengembun menjadi partikel halus di udara. Campuran pasti bahan kimia di dalam uap tersebut dapat bergantung pada jenis logam yang digunakan, proses pengelasan, dan di mana pekerjaan dilakukan.

Sebagai contoh senyawa nikel dan kromium diketahui bisa menyebabkan kanker paru dan keduanya mudah ditemukan dalam asap ketika pekerja mengelas baja tahan karat.

BILA ANDA LUKA SEGERA HUBUNGI

PUSAT PERAWATAN LUKA NCI CENTRE KALIMANTAN
085250575811

Baca Juga Artikel Lainnya :

  1. Peningkatan luka kanker Pada Kaum Milenial yang harus anda ketahui
  2. 3 hal hubungan antara earthing bagi kesehatan tubuh dalam mempercepat proses penyembuhan luka diabetes

Peningkatan luka kanker Pada Kaum Milenial yang harus anda ketahui, kenali sejak dini 6 luka kanker pada kaum milenial. yuk konsultasi luka anda di NCI Samarinda hubungi 085250575811

Luka kanker merupakan masalah yang serius bagi penderitanya, sebagai masyarakat kita harus ketahui Peningkatan luka kanker Pada Kaum Milenial yang harus anda ketahui, kenali sejak dini 6 luka kanker pada kaum milenial. yuk konsultasi luka anda di NCI Samarinda hubungi 085250575811

 

Saat ini kanker tak bisa lagi dikatakan sebagai penyakit yang muncul pada usia tua. Pada sebuah penelitian yang dilakukan baru-baru ini, ditemukan bahwa beberapa tipe kanker meningkat secara drastis pada orang muda.

 

Penelitian yang terbit dalam Lancet Public Health dari American Cancer Society ini menganalisis data selama 20 tahun dari peserta penelitian yang sudah didiagnosa kanker berusia 25 tahun hingga 84 tahun. Hasilnya mengejutkan, yakni ditemukan peningkatan angka kanker pada orang berusia 25 tahun dan 49 tahun, khususnya jenis kanker yang berhubungan dengan obesitas.

 

Dari 12 jenis kanker yang terkait dengan obesitas yang diteliti, enam jenisnya menunjukkan lonjakan pada anak muda yang diteliti. Kanker tersebut adalah kanker kolorektal, endometrium, kantung empedu, ginjal, pankreas, multipel mieoloma, dan kanker sel plasma-kanker yang biasanya muncul pada pasien berusia 60 atau 70 tahunan.

 

Berikut video perawat luka samarinda mewakili kongres dunia KL

Penelitian ini memang tidak berfokus pada penyebab spesifik dari peningkatan jenis kanker-kanker ini. Namun, dari penelitian ini didapatkan hipotesis bahwa tren tersebut mungkin dipengaruhi oleh kelebihan berat badan dan obesitas.

 

Dari penelitian terpisah yang dilakukan pada tahun 2018 menunjukkan bahwa berat badan berlebih memang menyumbang hingga 60% pada kanker endometrium, 36% pada kanker kantung empedu, 33% pada kanker ginjal, 17% pada kanker pankreas, dan 11% pada beberapa kanker miolema.

 

Penelitian ini memang dilakukan di Amerika, namun Anda tetap harus waspada terhadap tren ini. Itulah sebabnya, melakukan langkah pencegahan sangat disarankan sejak dini. Membiasakan diri untuk berolahraga dan mengonsumsi makanan yang sehat dan seimbang dapat membantu Anda mencegah kanker.

 

BILA ANDA LUKA SEGERA HUBUNGI

PUSAT PERAWATAN LUKA NCI CENTRE KALIMANTAN
085250575811

 

Baca Juga Artikel Lainnya :

  1. Salep Luka Ajaib
  2. Klinik Luka Samarinda