Musim penghujan telah tiba 6 penyakit yang mengintai di balik banjir, yuk konsultasi masalah luka anda di nci centre samarinda kota di 085250575811

Banjir merupakan masalah yang sangat sulit di atasi di kota-kota besar, bahkan pemerintah setempat menjadikannya sebagai PR yang tak kunjung selesai di kerjakan penanggulangan banjir itu sendiri karenanya di butuhkan juga kesadaran masyarakat di kota-kota besar untuk bersama mencegah terjadinya banjir minimal hal kecil yang dapat kita lakukan sebagai masyarakat yang baik yaitu membuang sampah pada tempatnya. berikut penjelasan seputar Musim penghujan telah tiba 6 penyakit yang mengintai di balik banjir, yuk konsultasi masalah luka anda di nci centre samarinda kota di 085250575811

 

Selama musim hujan, bukan barang baru lagi kalau beberapa daerah di Indonesia langganan banjir. Sejumlah penyakit pun rawan berjangkitan.

Tak peduli seberapa tinggi genangannya, luapan air banjir bisa tercemar oleh berbagai organisme penjangkit penyakit, termasuk bakteri usus seperti E. coli, Salmonella, dan Shigella; Hepatitis A Virus; dan agen pembawa tifus, paratifoid dan tetanus.

Virus, kuman, dan bakteri ini merupakan hasil dari polutan rumah tangga dan pertanian atau limbah industri berbahaya, seperti air selokan, sampah makanan, kotoran manusia dan hewan, bangkai, pestisida dan insektisida, pupuk, minyak, asbes, bahan bangunan berkarat, dan sebagainya.

Brikut Video Sejarah Singkat NCI Centre Kalimantan sumber video NCI Centre Kalimantan

Berikut adalah daftar penyakit yang harus Anda waspadai selama musim banjir:

  1. Diare

Diare karena infeksi tersebar luas di seluruh negara berkembang. Diare berat berpotensi fatal dan memerlukan bantuan medis sesegera mungkin akibat miskinnya cairan dan nutrisi tubuh yang terbuang dalam jumlah besar bersama cairan diare — terutama pada bayi dan anak-anak, orang-orang yang kekurangan gizi, dan mereka yang memiliki sistem kekebalan tubuh lemah.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan bahwa setiap tahunnya ada hampir 2 juta anak di seluruh dunia, kebanyakan di bawah usia 5 tahun, meninggal akibat diare. Negara-negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia, bertanggung jawab untuk 8,5% dari angka kematian ini.

Gejala diare bervariasi, mulai dari sakit perut singkat dengan kotoran BAB yang tidak terlalu encer hingga kram perut yang disertai konsistensi feses yang sangat encer. Pada kasus diare parah, kemungkinan penderitanya dapat mengalami demam dan kram perut hebat. Cairan diare dapat bercampur dengan lendir dan darah.

 

  1. Demam berdarah

Demam berdarah (DBD) adalah penyakit infeksi akut yang disebabkan oleh virus dan ditularkan oleh gigitan nyamuk Aedes aegypti. Bayi dan anak-anak yang terjangkit DB mungkin mengalami demam dengan ruam. Anak-anak yang lebih tua dan orang dewasa mungkin mengalami demam demam ringan, atau penyakit demam tinggi melumpuhkan yang timbul mendadak, sakit kepala parah, nyeri di belakang mata, nyeri otot dan sendi, serta ruam.

Dilansir dari Kemenkes RI, dalam beberapa tahun terakhir, kasus demam berdarah lebih sering ditemukan di musim pancaroba, khususnya di awal tahun bulan Januari. Selama kurun waktu 2013-2014, ada 184.179 kasus DB di Indonesia dan 1.500 di antaranya meninggal dunia. Terhitung sejak tahun 1968 hingga tahun 2009, World Health Organization (WHO) mencatat Indonesia sebagai negara dengan kasus DBD tertinggi se-Asia Tenggara.

 

  1. Leptospirosis

Leptospirosis adalah infeksi akut yang disebabkan oleh bakteri leptospira dan ditularkan oleh hewan. Sumber utama penularan leptospirosis di Indonesia adalah tikus. Penyakit ini adalah satu-satunya infeksi rawan epidemi wabah yang dapat ditularkan secara langsung melalui air yang tercemar. Bakteri memasuki tubuh lewat kulit, melalui luka memar dan terbuka atau melalui mata yang bersentuhan dengan air kotor genangan banjir.

Gejala leptospirosis dapat berkisar dari sakit kepala ringan, nyeri otot, dan demam hingga pendarahan hebat di paru-paru. Dalam beberapa kasus, bisa tidak muncul gejala sama sekali. Jika tidak segera diobati, leptospirosis dapat menyebabkan kerusakan ginjal, meningitis (radang selaput otak dan sumsum tulang belakang), penyakit pernapasan, gagal hati, dan bahkan kematian. Data terakhir dari Kemenkes, hingga November 2014, ada 435 kasus dengan 62 kematian akibat leptospirosis.

 

  1. Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA)

Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) adalah infeksi yang terjadi pada saluran pernapasan seperti hidung, tenggorokan, atau paru-paru. Gejala utama dapat berupa gejala flu umum, batuk dan demam yang dapat disertai sesak napas atau nyeri dada.

Biasanya infeksi ini disebabkan oleh virus, bakteri atau organisme lain yang datang dari lingkungan tak sehat. ISPA bisa dengan mudah ditularkan melalui air ludah, darah, bersin, udara, dan lainnya.

 

  1. Malaria

Genangan air disebabkan oleh hujan deras atau luapan sungai dapat bertindak sebagai tempat berkembang biak nyamuk, dan karena itu meningkatkan potensi paparan dari populasi korban bencana dan tenaga sukarelawan terhadap infeksi seperti demam berdarah, Japanese encephalitis, dan malaria. Penyakit yang ditularkan nyamuk sulit untuk dicegah, terutama selama bencana.

Gejala malaria termasuk demam, menggigil dan kelelahan. Jika tidak diobati, malaria dapat berakibat fatal karena mengganggu pasokan darah ke organ vital. Kabar baiknya, permasalahan malaria di Indonesia saat ini cenderung menurun lumayan drastis. Pada tahun 2010, di Indonesia terdapat 465.764 kasus positif malaria dan angka ini dilaporkan menurun pada tahun 2015 menjadi 209.413 kasus. Selain itu, sekitar 74% penduduk Indonesia kini hidup di daerah bebas penularan malaria.

 

  1. Demam tifoid (tipes)

Sekadar mengingatkan, demam tifoid (tipes) tidaklah sama dengan tifus yang selama ini kita pahami. Demam typhoid (tipes) adalah infeksi usus halus yang disebabkan oleh bakteri Salmonella dalam feses atau kotoran binatang, yang menginfeksi manusia melalui air dan makanan yang tercemar. Tifus adalah penyakit lain yang disebabkan oleh bakteri Rickettsia, tidak ada di Indonesia.

Demam tifoid biasanya ditandai dengan sakit kepala, mual, demam berkepanjangan, kehilangan nafsu makan, bahkan diare. Berdasarkan data Kemenkes, angka penderita demam tifoid di Indonesia mencapai 81% per seratus ribu jiwa.

Selain enam penyakit di atas, penyakit lain yang harus Anda waspadai termasuk hipotermia, tetanus, Hepatitis A, penyakit kulit, alergi, penyakit yang dibawa oleh kutu dan tungau, hingga perburukan penyakit kronis yang mungkin sudah diderita. Selain itu, daerah banjir mungkin berisiko bahaya kesetrum atau kebakaran akibat aliran listrik korslet.

BILA ANDA LUKA SEGERA HUBUNGI

PUSAT PERAWATAN LUKA NCI CENTRE KALIMANTAN
KONSULTASI GRATIS

KLIK DI SINI

Baca Juga Artikel Lainnya :

Ternyata Berenang Bisa Menjaga Kesehatan Otak dan Menjaga Anda 

Menikmati berlayar di sungai mahakam sekaligus mengikuti pelatihan perawatan luka 2019 terkini

 

4 Hal yang harus anda perhatikan dalam menjalankan I’tikaf menjelang 10 hari menuju lebaran, yuk konsultasi masalah luka anda di NCI Centre Sambutan di 085250575811

Anda ingin menjalankan I’tikaf menjelang 10 hari lebaran namun di pagi harinya harus berangkat kerja? takut mengganggu jam kerja da tertidur di kantor? berikut 4 Hal yang harus anda perhatikan dalam menjalankan I’tikaf menjelang 10 hari menuju lebaran, yuk konsultasi masalah luka anda di NCI Centre Sambutan di 085250575811

 

Itikaf adalah ibadah dengan cara berdiam di dalam Masjid. Kegiatan ini biasa dilakukan memasuki 10 hari terakhir Ramadhan yang tujuan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Kamu ingin itikaf tapi besok masih harus masuk kerja? Ada beberapa tips yang bisa kamu lakukan untuk menjaga kebugaran tubuh. Berikut rangkumannya

 

  1. Jam tidur perhatikan

Mau itikaf akan lebih mudah jika kamu tidak memiliki hutang tidur. Umumnya orang dewasa butuh tidur sekitar 6-7 jam. Nah, sudah tercukupi belum tuh? Jika kamu merasa kurang, tidur siang saat puasa juga bisa kamu lakukan untuk ‘isi ulang’. Tidur siang 20-30 menit sudah cukup membantu.

Berikut Video Penjelasan Mahasiswa FKM UNMUL tentang NCI Centre Kalimantan sumber video NCI Centre Kalimantan

  1. Minum air putih

Dibanding air yang rasa-rasa, konsumsi air putih saja ketika sahur atau berbuka. Hal itu bisa menjaga kestabilan cairan di dalam tubuh. Oh iya, saat sahur dianjurkan untuk memperbanyak asupan buah dan sayur. Kamu juga bisa mengganti camilan saat itikaf dengan buah-buahan.

 

  1. Sekalian, stop rokok

Hentikan merokok sekarang juga yuk. Banyak yang bilang kalau bulan puasa merupakan saat yang tepat untuk berhenti merokok. Dr Erlang Samoedro, SpP, FISR, Sekretaris Umum Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) memberikan saran bagi kamu yang mau stop merokok saat Ramadhan.

“Satu, rokok itu tidak baik untuk kesehatan. Tidak baik untuk kesehatan berarti tidak baik untuk diri sendiri, di agama juga dilarang untuk menyakiti diri sendiri. Artinya berhentilah merokok,” ujarnya.

“Ganti aktivitas rokok dengan aktivitas lain contohnya seperti olahraga. Kalau rokok itu kan yang dihasilkan nikotinnya, nikotinnya kemudian merangsang dopamin di otak naik. Nah olahraga bisa jadi subtitusi rokoknya,” lanjutnya.

  1. Cek kesehatan

Kontrol tekanan darah secara rutin bagi pasien hipertensi, kontrol gula darah secara teratur bagi penyandang diabetes, dan kontrol secara rutin untuk penyakit tidak menular lainnya sudah sepatutnya dilakukan. Ditambah kalau kamu juga mau itikaf. Jangan dipaksakan kalau kondisi kesehatan lagi menurun.

BILA ANDA LUKA SEGERA HUBUNGI

PUSAT PERAWATAN LUKA NCI CENTRE KALIMANTAN
085250575811

Baca Juga Artikel Lainnya :

  1. 5 Menu yang sangat recomended saat berbuka dan dapat mencegah kanker
  2. Ngemall Berbuka Shalat tepat waktu dibogor 

 

Berbuka dan Sahur Yang harus diperhatiakn para penderita diabetes militus, yuk konsultasi masalah luka anda di NCI Centre Sungai Pinang di 085250575811

Diabetes millitus merupakan penyakit yang sangat banyak di derita masyarakat lanjut usia dan tidak jarang juga menyerang anak usia produktif, lalu bagaimana cara mengontrol kadar gula di bulan puasa ini dalam memilih menu berbuka dan sahur? Berikut Berbuka dan Sahur Yang harus diperhatiakn para penderita diabetes militus, yuk konsultasi masalah luka anda di NCI Centre Sungai Pinang di 085250575811

 

Saat berpuasa, pola makan berubah, termasuk bagi penyandang diabetes. Untuk itu, ada penyesuaian pola makan yang harus diterapkan, baik saat sahur maupun berbuka.

Menurut Menurut Medical Advisor Kalbe Nutritionals dr. Ervina Hasti W, ada cara sehat untuk makan sahur dan berbuka yang bisa diterapkan oleh penyandang diabetes. Misalnya saat sahur, minum air putih yang banyak untuk menstabilkan dan mengontrol kadar gula darah serta mencegah dehidrasi.

“Selain untuk mempersingkat waktu puasa, makan sahur mendekati imsak akan membuat seorang penyandang diabetes punya banyak waktu untuk makan secara bertahap, dari makanan pembuka sampai makanan berat agar kandungan gula darah tidak naik,” ujarnya

Beriku Video Testimony Pasien Perawatan luka NCI Centre Kalimantan sumber video NCI Centre Kalimantan

Lalu, makanlah dalam porsi sedang. Meskipun tidak akan makan selama kurang lebih 14 jam, bukan berarti harus menimbun kalori secara besar-besaran dengan makan berlebihan. Hindari juga konsumsi kafein saat sahur karena bisa mengakibatkan banyak buang air kecil sehingga badan menjadi lemas.

Kemudian saat berbuka, lanjut dr. Ervina, konsumsi air putih seperti saat sahur untuk membuat kadar gula darah tetap stabil dan mengontrol konsentrasinya. Hindari juga konsumsi makanan yang digoreng karena sarat akan kandungan lemak tidak sehat yang bisa meningkatkan kolesterol. Kondisi itu pun bisa memicu penyakit jantung koroner.

“Perlu diingat, saat berpuasa, kadar gula menurun sangat drastis, namun mengonsumsi makanan manis saat berbuka akan meningkatkan kandungan gula darah secara drastis dan kondisi ini berbahaya karena dapat memicu hiperglikemia yang beresiko tinggi untuk penyandang diabetes. Hiperglikemia terlalu tinggi bisa mengakibatkan komplikasi atau mudah tertular penyakit lain. Intinya, selalu disiplin dan tidak berlebihan saat berbuka,” jelas dr. Ervina.

Penyandang diabetes juga disarankan untuk menyeimbangkan makanan, dalam hal ini memastikan makanan yang dikonsumsi mengandung protein, karbohidrat kompleks dengan indeks glikemik rendah, sayuran, dan makanan berserat seperti buah untuk menjaga stamina dan mengatur kadar gula.

“Namun ada beberapa buah dan sayur yang tidak cocok bagi penderita diabetes karena bisa mengakibatkan lonjakan kadar gula darah. Beberapa di antaranya adalah mangga, stroberi, labu, dan kentang,” sambung dr. Ervina.

Selain itu, penyandang diabetes juga harus mengontrol kadar gula darahnya salah satunya dengan mengonsumsi Diabetasol. Nutrisi makanan pengganti ini mengandung Vita Digest Pro dan indeks glikemik rendah yang bisa membantu menstabilkan kadar gula darah dan membuat puasa menjadi lancar.

“Bila perlu, pemenuhan nutrisi dapat dibantu dengan makanan pengganti yang mengandung indeks glikemik rendah, kaya serat, serta diperkaya dengan nutrisi sehingga dapat membantu menjaga kadar gula darah selama berpuasa serta membuat kenyang lebih lama,” tutup dr. Ervina.

BILA ANDA LUKA SEGERA HUBUNGI

PUSAT PERAWATAN LUKA NCI CENTRE KALIMANTAN
085250575811

Baca Juga Artikel Lainnya :

  1. Penderita Maag dapatkah menjalankan puasa dan apakah yang harus di perhatikan penderita maag dalam berpuasa di bulan suci ramadhan
  2. 4 Kebiasaan Buruk Yang Dapat Membuat Anda Gemuk di Bulan Puasa anda berisiko tinggi terkena DM

 

Penderita Maag dapatkah menjalankan puasa dan apakah yang harus di perhatikan penderita maag dalam berpuasa di bulan suci ramadhan, yuk konsultasi masalah luka anda di NCI Centre Sungai Kunjang di 085250575811

Maag atau dalam medis di sebut gastritis merupakan penyakit yang umum di derita semua orang karena telat makan mengakibatkan cairan asam dalam lambung menjadi sangat asam hingga dapat melukai dinding lambung. Lalu bagaimana Penderita Maag dapatkah menjalankan puasa dan apakah yang harus di perhatikan penderita maag dalam berpuasa di bulan suci ramadhan, yuk konsultasi masalah luka anda di NCI Centre Sungai Kunjang di 085250575811

 

Telat makan dan perut kosong adalah pantangan besar bagi penderita maag. Namun di saat bulan Ramadan, umat Muslim diwajibkan untuk tidak makan selama kurang lebih 14 jam. Untuk itu, penderita maag wajib memperhatikan berbagai hal seperti kondisi kesehatan dan asupan makanan serta minuman.

“Tentu saja segala sesuatu harus dipersiapkan dengan baik supaya puasa kali ini semakin baik dibandingkan dari tahun-tahun sebelumnya. Di antaranya adalah mempersiapkan kesehatan, terutama penyakit kronis. Sebaiknya konsultasikan dengan dokter mengenai pelaksanaan puasa sesuai dengan kondisi tubuh atau penyakit yang diderita,” ujar Medical Manager Consumer Health Division PT Kalbe Farma, dr. Helmin Agustina Silalahi kepada detikHealth, Sabtu (27/4/2019).

Sementara bagi penderita maag, lanjut dr. Helmin, puasa bisa membuat waktu makan lebih teratur dan pengeluaran asam lambung pun lebih teratur. Sehingga keluhan sakit maag akan berkurang walaupun pada awal puasa banyak yang mengeluh sakit maag kambuh.

Berikut Video Penjelasan Ostomy Bag Colostomy sumber video NCI Centre Kalimantan

“Hal ini disebabkan penyesuaian lambung terhadap perubahan pola makan. Biasanya dengan melakukan puasa dengan baik dan niat yang kuat, sakit maagnya juga bisa dicegah dan bisa sembuh,” sambung dr. Helmin.

Selain itu, dr. Helmin juga menyarankan untuk memperhatikan jenis makanan dan minuman yang dikonsumsi saat sahur maupun berbuka. Ia menyarankan saat sahur harus makan sebanyak 30% dari kebutuhan makan sehari yang terdiri dari sumber karbohidrat kompleks seperti nasi merah, kentang dengan kulitnya, dan roti gandum.

Ini penting karena sumber karbohidrat kompleks dengan tinggi serat bisa membuat penyerapan karbohidrat berlangsung bertahap sehingga akan menjaga kadar gula darah tetap stabil selama berpuasa. Alhasil, sumber energi akan tetap tersedia di siang hari.

“Konsumsi juga sumber protein dan lemak seperti ikan, ayam tanpa kulit, tahu dan tempe, serta sayur-mayur. Lalu 10-15 menit sebelum imsak, makan lebih kurang 10% dari kebutuhan kalori yang terdiri dari buah-buahan 3-5 porsi buah dimakan dengan kulitnya atau diblender. Jangan lupa minum air 4 gelas selama sahur sampai menjelang imsak,” kata dr. Helmin.

Lalu saat berbuka puasa, makan sebanyak 50% dari kebutuhan makan sehari, dimulai berbuka dengan minuman yang manis tetapi menyehatkan seperti jus atau sari buah dari 2-3 macam buah dengan kandungan air yang tinggi seperti jeruk, melon, dan semangka.

“Setelah sholat magrib makan besar yang lengkap mengandung karbohidrat kompleks seperti nasi merah, kentang dengan kulitnya, roti gandum. Lalu protein dan lemak seperti ikan, ayam tanpa kulit, putih telur, tahu dan tempe, lengkapi dengan sayur dan buah. Tetapi harus diingat makanlah secara bertahap, jangan langsung melahap makanan berat tapi mulai dulu dari yang ringan,” jelas dr. Helmin.

Setelah sholat tarawih atau sebelum tidur, ujar dr. Helmin, makan makanan ringan sebanyak 10% kebutuhan makan sehari atau makanlah buah-buahan. Pastikan juga untuk minum minimal 4 gelas air sejak berbuka sampai saat menjelang tidur.

“Hindari makanan yang berlemak, goreng-gorengan, santan, mie, sayuran yang membentuk banyak gas seperti kol, sawi, lobak, serta hindari makanan terlalu pedas, kopi, minuman bersoda, dan minuman mengandung alkohol,” lanjutnya.

Selain itu, agar kesehatan lambung tetap terjaga dan terhindar dari sakit maag, konsumsi nutrisi tambahan yang mengandung ekstrak kunyit, temulawak, dan jinten hitam. Kandungan kunyit dan temulawak berfungsi sebagai anti tukak lambung, meningkatkan sekresi musin, menurunkan sekresi asam lambung, dan mengurangi peradangan. Fungsi lainnya adalah antispasme dan anti flatulent, meningkatkan enzim lipase, sukrase dan maltase, melindungi dan memperbaiki sel hati, serta sebagai antioksidan.

“Sedangkan jintan hitam bisa mencegah terjadinya dyspepsia dan tukak, mencegah terjadinya kerusakan sel hati atau hepatoprotektif, serta sebagai antioksidan,” sambung dr. Helmin.

Untuk mendapatkan manfaat dari kunyit, temulawak, dan jintan hitam, konsumsi H2 Zativa. Kandungannya mampu membantu memelihara kesehatan fungsi pencernaan dan membentuk lapisan mukosa dinding lambung sehingga mengurangi frekuensi bahkan menghilangkan kemungkinan maag kambuh.

BILA ANDA LUKA SEGERA HUBUNGI

PUSAT PERAWATAN LUKA NCI CENTRE KALIMANTAN
085250575811

Baca Juga Artikel Lainnya :

  1. Tidak Sahur di Bulan Suci Ramadhan anda berisiko tinggi Diabetes Militus
  2. Hindari 5 makanan ini Jika perut anda kosong

 

Dampak Menghirup Asap Las Tingkatkan Risiko Penyakit Kanker Paru, yuk konsultasi masalah luka anda di NCI Centre Sungai Kunjang di 085250575811

Dalam dunia pekerjaan kita sering melihat orang dengan pekerjaannya masing-masing demi mencari nafkah yang halal, namun terkadang kita tidak tau apa dampak dari perjaan yang kita lakukan terhadap status kesehatan kita, salah satu nya pekerjaan di bagian las dalam pekerjaan bangunan, taukah anda ternyata Dampak Menghirup Asap Las Tingkatkan Risiko Penyakit Kanker Paru, yuk konsultasi masalah luka anda di NCI Centre Sungai Kunjang di 085250575811

 

Seorang teknisi yang bekerja dengan alat las sering disarankan untuk memakai pelindung wajah. Alasannya karena memang mengelas adalah pekerjaan dengan risiko bahaya kesehatan.

Studi terbaru yang dipublikasi di jurnal Occupational & Environmental Medicine misalya menemukan bukti asap las dapat meningkatkan risiko penyakit kanker paru-paru. Dr Denitza Blagev dari Intermountain Medical Center mengetahuinya setelah menganalisa data dari 45 studi lain dengan sekitar 17 juta partisipan.

Berikut Video Komitmen NCI Centre Dalam Perawatan Pasien Stoma sumber video NCI Centre Kalimantan

Secara keseluruhan, orang yang bekerja sebagai tukang las atau sering terpapar asap las 43 persen lebih mungkin untuk terkena kanker paru-paru.

 

“Dan dengan ulasan ini, asap las dapat diklasifikasikan sebagai ‘karsinogenik’ bagi manusia,” tulis peneliti seperti dikutip dari Reuters pada Rabu (22/5/2019).

Asap las sendiri dihasilkan ketika logam dipanaskan di atas titik leburnya dan kemudian menguap dan mengembun menjadi partikel halus di udara. Campuran pasti bahan kimia di dalam uap tersebut dapat bergantung pada jenis logam yang digunakan, proses pengelasan, dan di mana pekerjaan dilakukan.

Sebagai contoh senyawa nikel dan kromium diketahui bisa menyebabkan kanker paru dan keduanya mudah ditemukan dalam asap ketika pekerja mengelas baja tahan karat.

BILA ANDA LUKA SEGERA HUBUNGI

PUSAT PERAWATAN LUKA NCI CENTRE KALIMANTAN
085250575811

Baca Juga Artikel Lainnya :

  1. Peningkatan luka kanker Pada Kaum Milenial yang harus anda ketahui
  2. 3 hal hubungan antara earthing bagi kesehatan tubuh dalam mempercepat proses penyembuhan luka diabetes

Berapa Lama Reaksi Secangkir Kopi Menahan Anda Agar Tetap Terjaga di Malam Bergadang Anda, yuk konsultasi masalah luka anda di NCI Centre Sambutan di 085250575811

Bergadang karena pekerjaan atau karnah deadline tugas sekolah atau kampus sering kita lakukan dan terkadang kita butuh sesuatu yang dapat membuat mata kita terjaga samalaman hingga pekerjaan kita selesai, kopi merupakan pilihan utama masyarakat secara umun sebagai teman bergandang. namun taukah anda Berapa Lama Reaksi Secangkir Kopi Menahan Anda Agar Tetap Terjaga di Malam Bergadang Anda, yuk konsultasi masalah luka anda di NCI Centre Sambutan di 085250575811

 

Kopi mengandung kafein yang dikenal dapat merangsang sistem saraf. Ketika memasuki tubuh, kafein meningkatkan detak jantung dan tekanan darah serta energi juga suasana hati. Kafein bertindak cepat dan beberapa orang mengalami efeknya dalam hitungan beberapa menit.

Setiap orang akan merasakan efek yang berbeda-beda. Beberapa mungkin bertahan lebih lama dibandingkan yang lain. Orang yang sedang hamil atau sulit tidur disarankan menghindari kopi sama sekali.

Jadi, berapa lama reaksi kafein di dalam tubuh?

Berikut Video Reaksi tubuh anda setelah mengonsumsi kopi sumber video SEHAT TUBE

Seseorang yang mengonsumsi sekitar 40 miligram (mg) kafein akan memiliki sisa 20 mg setelah 5 jam. Kadar kafein memuncak dalam darah dalam waktu sekitar 15-45 menit setelah dikonsumsi.

Kemudian kafein akan dengan cepat dimetabolisme oleh hati. Kebanyakan orang mengalami efek terkuat pada saat ini dan banyak yang mengatakan merasa gelisah, ingin buang air kecil dan mengatakan makin bersemangat yang membuatnya tetap terjaga.

Efeknya bisa bertahan berjam-jam bahkan lebih lama pada mereka yang sensitif pada kafein meski durasinya tergantung pada dosis dan faktor pribadi termasuk usia dan berat badan.

Secara keseluruhan, efek kafein dapat bertahan sepanjang hari. Sebab itu, kafein dapat menyebabkan kualitas tidur yang rendah dan bahkan mengganggu pola tidur, tergantung pada sensitivitas seseorang dan berapa banyak yang telah mereka konsumsi.

BILA ANDA LUKA SEGERA HUBUNGI

PUSAT PERAWATAN LUKA NCI CENTRE KALIMANTAN
085250575811

Baca Juga Artikel Lainnya :

  1. Berapakah Jumlah Batas Aman Konsumsi Kopi Agar Jantung Aman?
  2. Hindari 5 makanan ini Jika perut anda kosong

Bahaya diare di bulan suci ramadhan yang menyerang anda selepas makan sahur dan apa penyebabnya, yuk konsultasi masalah luka anda di nci centre Samarinda Seberang di 085250575811

Diare merupakan maalah kesehatan yang serius bagi siapa saja yang mengalaminya. tidak lepas diare menyerang anda di bulan suci ramadha ini setelah anda melaksanakan makan sahur terkadang beberapa orang terserang diare. Berikut Bahaya diare di bulan suci ramadhan yang menyerang anda selepas makan sahur dan apa penyebabnya, yuk konsultasi masalah luka anda di nci centre Samarinda Seberang di 085250575811

 

Bulan suci Ramadhan telah memasuki minggu kedua, namun masih ada beberapa penyakit yang mengintai akibat berubahnya pola tidur dan pola makan. Diare menjadi salah satu penyakit yang rawan terjadi. Umumnya diare muncul di pagi hari akibat konsumsi makanan yang tidak tepat, misal asupan yang terlalu asam dan pedas.

Ahli pencernaan dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia-Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (FKUI-RSCM) dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, mengingatkan masyarakat memperhatikan kebersihan dan kesehatan makanan yang akan dikonsumsi.

“Setiap orang tentu ingin menyelesaikan puasa dengan baik dan tetap sehat. Tapi secara umum sebagian dari masyarakat muslim sudah ada yang batal puasa. Pengamatan saya sebagai dokter, sebagian besar pasien yang datang ke saya karena masalah pencernaan,” katanya dalam pesan pendek yang diterima detikcom.

Berikut ini video Profil CEO NCI Centre Kalimantan sumber video NCI Centre Kalimantan

Sayangi pencernaanmu, yuk! Kenali beberapa penyebab diare, seperti dikutip dari WebMD berikut ini:

  1. Virus

Virus yang menyebabkan diare adalah virus Norwalk, cytomegalovirus dan virus hepatitis. Rotavirus merupakan penyebab umum dari terjadinya diare pada anak-anak. Virus bisa tertular dari orang yang terinfeksi, baik melalui kontak darah atau cairan tubuh.

 

  1. Bakteri dan parasit

Pentingnya menjaga kebersihan makanan dan minuman saat berbuka dan juga sahur agar tidak terkontaminasi oleh bakteri dan parasit yang membahayakan tubuh. Bakteri yang bisa menyebabkan diare seperti campylobacter, salmonella, shigella dan E.coli, sedangkan parasit jenis Giardia lamblia dan cryptosporidium.

 

  1. Obat-obatan

Jika kamu termasuk orang yang masih harus mengonsumsi obat di bulan puasa ini, beberapa obat seperti antibiotik bisa menyebabkan diare. Antibiotik mengganggu keseimbangan bakteri di usus. Selain antibiotik, obat kanker dan antacid dengan magnesium juga bisa menyebabkan diare.

 

  1. Intoleransi laktosa

Laktosa merupakan gula yang ada dalam susu dan produk susu lainnya. Orang yang memiliki kondisi sulit mencerna laktosa atau disebut intoleransi laktosa akan mengalami diare setelah mengonsumsi produk susu.

 

  1. Pemanis buatan dan tambahan

Fruktosa, gula alami dalam buah dan madu yang dijadikan pemanis tambahan dalam beberapa minuman bisa menyebabkan diare pada orang-orang yang sulit mencernanya. Pemanis buatan seperti sorbitol dan mannitol yang ada di dalam permen karet dan produk bebas gula lainnya juga bisa memicu diare.

 

  1. Operasi dan penyakit

Beberapa orang bisa mengalami diare setelah menjalani operasi perut atau pengangkatan kantung empedu. Kemudian diare kronis juga bisa disebabkan oleh penyakit pencernaan seperti penyakit Crohn’s, ulcerative colitis, penyakit celiac, microscopic colitis dan sindrom iritasi usus.

BILA ANDA LUKA SEGERA HUBUNGI

PUSAT PERAWATAN LUKA NCI CENTRE KALIMANTAN
085250575811

Baca Juga Artikel Lainnya :

  1. Cara mencegah tubuh anda tidak mudah dehidrasi di bulan suci ramadhan
  2. Tidak Sahur di Bulan Suci Ramadhan anda berisiko tinggi Diabetes Militus