Bahaya diare di bulan suci ramadhan yang menyerang anda selepas makan sahur dan apa penyebabnya, yuk konsultasi masalah luka anda di nci centre Samarinda Seberang di 085250575811

Diare merupakan maalah kesehatan yang serius bagi siapa saja yang mengalaminya. tidak lepas diare menyerang anda di bulan suci ramadha ini setelah anda melaksanakan makan sahur terkadang beberapa orang terserang diare. Berikut Bahaya diare di bulan suci ramadhan yang menyerang anda selepas makan sahur dan apa penyebabnya, yuk konsultasi masalah luka anda di nci centre Samarinda Seberang di 085250575811

 

Bulan suci Ramadhan telah memasuki minggu kedua, namun masih ada beberapa penyakit yang mengintai akibat berubahnya pola tidur dan pola makan. Diare menjadi salah satu penyakit yang rawan terjadi. Umumnya diare muncul di pagi hari akibat konsumsi makanan yang tidak tepat, misal asupan yang terlalu asam dan pedas.

Ahli pencernaan dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia-Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (FKUI-RSCM) dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, mengingatkan masyarakat memperhatikan kebersihan dan kesehatan makanan yang akan dikonsumsi.

“Setiap orang tentu ingin menyelesaikan puasa dengan baik dan tetap sehat. Tapi secara umum sebagian dari masyarakat muslim sudah ada yang batal puasa. Pengamatan saya sebagai dokter, sebagian besar pasien yang datang ke saya karena masalah pencernaan,” katanya dalam pesan pendek yang diterima detikcom.

Berikut ini video Profil CEO NCI Centre Kalimantan sumber video NCI Centre Kalimantan

Sayangi pencernaanmu, yuk! Kenali beberapa penyebab diare, seperti dikutip dari WebMD berikut ini:

  1. Virus

Virus yang menyebabkan diare adalah virus Norwalk, cytomegalovirus dan virus hepatitis. Rotavirus merupakan penyebab umum dari terjadinya diare pada anak-anak. Virus bisa tertular dari orang yang terinfeksi, baik melalui kontak darah atau cairan tubuh.

 

  1. Bakteri dan parasit

Pentingnya menjaga kebersihan makanan dan minuman saat berbuka dan juga sahur agar tidak terkontaminasi oleh bakteri dan parasit yang membahayakan tubuh. Bakteri yang bisa menyebabkan diare seperti campylobacter, salmonella, shigella dan E.coli, sedangkan parasit jenis Giardia lamblia dan cryptosporidium.

 

  1. Obat-obatan

Jika kamu termasuk orang yang masih harus mengonsumsi obat di bulan puasa ini, beberapa obat seperti antibiotik bisa menyebabkan diare. Antibiotik mengganggu keseimbangan bakteri di usus. Selain antibiotik, obat kanker dan antacid dengan magnesium juga bisa menyebabkan diare.

 

  1. Intoleransi laktosa

Laktosa merupakan gula yang ada dalam susu dan produk susu lainnya. Orang yang memiliki kondisi sulit mencerna laktosa atau disebut intoleransi laktosa akan mengalami diare setelah mengonsumsi produk susu.

 

  1. Pemanis buatan dan tambahan

Fruktosa, gula alami dalam buah dan madu yang dijadikan pemanis tambahan dalam beberapa minuman bisa menyebabkan diare pada orang-orang yang sulit mencernanya. Pemanis buatan seperti sorbitol dan mannitol yang ada di dalam permen karet dan produk bebas gula lainnya juga bisa memicu diare.

 

  1. Operasi dan penyakit

Beberapa orang bisa mengalami diare setelah menjalani operasi perut atau pengangkatan kantung empedu. Kemudian diare kronis juga bisa disebabkan oleh penyakit pencernaan seperti penyakit Crohn’s, ulcerative colitis, penyakit celiac, microscopic colitis dan sindrom iritasi usus.

BILA ANDA LUKA SEGERA HUBUNGI

PUSAT PERAWATAN LUKA NCI CENTRE KALIMANTAN
085250575811

Baca Juga Artikel Lainnya :

  1. Cara mencegah tubuh anda tidak mudah dehidrasi di bulan suci ramadhan
  2. Tidak Sahur di Bulan Suci Ramadhan anda berisiko tinggi Diabetes Militus

Makanan Berbuka yang baik bagi Ibu Hamil serta super sehat di bulan suci Ramadhan, yuk konsultasi masalah luka anda di NCI Centre Samarinda Ilir di 085250575811

Ibu hamil harus memenuhi kebutuhan nutrisi bagi calon bayinya di dalam kiandugan, namun bagaimana cara ibu hamil memenuhi nutrisi yang di butuhkan bayinya dan tubuh si ibu, tentuny6a dengan mimilih makanan berbuka yang super sehat dan baik bagi sang bayi di dalam kandungan, ini merupak tantangan bagi ibu hamil di bulan suci ramadhan, Berikut ini Makanan Berbuka yang baik bagi Ibu Hamil serta super sehat di bulan suci Ramadhan, yuk konsultasi masalah luka anda di NCI Centre Samarinda Ilir di 085250575811

 

Makanan berbuka yang sangat beragam belum tentu juga menyehatkan untuk tubuh. Saat berbuka puasa, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh para ibu hamil agar tetap sehat selama Ramadhan dan juga memperkuat janin dalam perut.

Agar berbuka puasa lebih menyehatkan, Kepala Departemen Maternitas Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, ns Dr Imami Nur Rachmawati, SKp, MSc memberikan saran makanan untuk berbuka puasa bagi ibu hamil dan makanan apa uang harus dihindari.

Wanita yang akrab disapa dr Imami ini menyarankan untuk membuka puasa dengan segelas air putih dan tiga buah kurma untuk mengembalikan kadar gula kembali normal. Lalu bisa dilanjut dengan susu skim atau tanpa lemak dan juga sup atau sayur bening, misalnya seperti sayur bayam.

Berikut Video CEO NCI Centre Goes To Hongkong sumber video NCI Centre Kalimantan

“Lalu setelah salat Magrib biasanya makan berat. Perhatikan ya kalau dalam sepiring itu kita spare ino lauknya, yang hewani, ini lauk yang nabati, ini sayur, ini nasinya. Kalau kebanyakan nasinya, atau ada banyak sayur rebusan, tapi protein hewaninya mana? Jadi piring itu penuhnya bukan salah satunya aja,” ujarnya dalam acara Bicara Sehat Tips dan Trik Puasa Aman bagi Ibu Hamil di Rumah Sakit UI Depok, Rabu (15/5/2019).

 

Makanan yang dianjurkan oleh dr Imami untuk makanan berat misalnya salad, urap, pecel untuk sumber sayuran, kemudian ayam atau ikan untuk protein hewani, tempe, tahu dan jamur untuk sumber protein nabati. Karbohidrat juga disarankan untuk menggunakan yang kompleks seperti nasi merah, roti gandum utuh, kentang maupun jagung.

“Orang biasa mungkin habis buka makan udah terus tidur gitu ya. Tapi kalau ibu hamil harus tiga kali makan, bahkan kalau ibu menyusui harus empat kali. Ibu hamil kalau mau tidur minum susu lagi ya, susu protein tambah buah lagi. Jadi tetep tiga kali makannya.”

Ada beberapa makanan yang perlu dihindari ibu hamil saat berbuka, terutama yang menggunakan santan. Misalnya saja tersedia kolak pisang untuk berbuka, sangat dianjurkan untuk menghindarinya.

Kemudian minuman yang mengandung kafein juga harus dihindari, seperti teh ataupun kopi. Jika terbiasa berbuka puasa dengan teh manis, mungkin bisa diganti dengan air rebusan kacang hijau yang manfaat kesehatannya lebih besar.

“Jangan sia-siakan waktu kita untuk memakan makanan yang tidak bermanfaat untuk tubuh kita,” pungkasnya.

BILA ANDA LUKA SEGERA HUBUNGI

PUSAT PERAWATAN LUKA NCI CENTRE KALIMANTAN
085250575811

Baca Juga Artikel Lainnya :

  1. Ibu Hamil Bolehkah Berpuasa?
  2. 5 Makanan Yang Harus Anda Hindari Jika Anda Ingin Punya Anak

 

Ibu Hamil Bolehkah Berpuasa?, yuk konsultasi masalah luka anda di nci centre samarinda kota di 085250575811

Perpuasa merupakan sebuah kewajiban yang harus di jalankan oleh umat muslim di seluruh dunia yang di mana jika di tinggalkan atau tidak di laksanankan wajib menggantinya di kemudian hari di luar bulan suci Ramadhan, Lalu apakah Ibu Hamil Bolehkah Berpuasa?, yuk konsultasi masalah luka anda di nci centre samarinda kota di 085250575811

 

Puasa sebentar lagi, pastinya semua umat Muslim ingin menunaikan ibadah dengan maskimal, termasuk ibu hamil. Puasa tapi takut nggak kuat, nggak puasa tapi sayang. Memang dilema bagi ibu berbadan dua.

Menurut dokter spesialis gizi klinis dari RS Pondok Indah dr Juwalita Surapsari, MGizi, SpGK, syarat puasa bisa dilakukan oleh ibu hamil yang sudah memasuki trimester 2 dan 3. Sementara saat trimester 1 diperbolehkan dengan kondisi yang memungkinkan. Syarat yang berikutnya adalah status gizi sang ibu dalam keadaan baik.

Berikut Video Hukum Berpuasa Bagi Wanita Hamil Sumber dari Info Singkat

“status gizi harus baik karena waktu puasa yang dipakai cadangan di tubuh. Status gizi baik mencerminkan status cadangan gizi yang baik,” ujarnya saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Senin (29/4/2019).

Ibu hamil yang masih di trimester 1 berisiko memengaruhi perkembangan janin. dr Juwalita menuturkan hasil penelitian yang dilakukan di tahun 2014 bahwa berat badan lahir bayi dari ibu yang berpuasa pada trimester 1 lebih rendah 272 gram daripada yang tidak berpuasa.

Maka dari itu, selain berkonsultasi pada dokter, ibu hamil yang ingin berpuasa juga harus memiliki rencana makan dengan komposisi yang seimbang, mulai dari karbohidrat hingga lemak.

Kalori yang diperlukan ibu hamil yang berpuasa pada trimester 1 adalah sekitar 180 kalori. Sedangkan pada trimester 2 dan 3 sekitar 300 kalori. Ibu hamil yang puasa juga harus menambahkan asupan air menjadi 300 ml.

dr Juwalita pun memberikan contoh rencana makan bagi ibu hamil yang ingin berpuasa mulai dari sahur hingga berbuka.

BILA ANDA LUKA SEGERA HUBUNGI

PUSAT PERAWATAN LUKA NCI CENTRE KALIMANTAN
085250575811

Baca Juga Artikel Lainnya :

  1. 4 cara Menjaga Agar Gula Darah Diabetesi Tetap Terkendali Saat Puasa
  2. 4 Kebiasaan Buruk Yang Dapat Membuat Anda Gemuk di Bulan Puasa anda berisiko tinggi terkena DM

 

4 Kebiasaan Buruk Yang Dapat Membuat Anda Gemuk di Bulan Puasa anda berisiko tinggi terkena DM, yuk konsultasi masalah luka anda di nci centre samarinda kota di 085250575811

Kegemukan bisa terjadi kepada siapapun jika tidak mengatur polamakan yang sehat serta jenis makanan yang di konsumsi. Terkadang kegemukan dapat menyerang anda di bulan suci Ramadhan, akibat mengonsumsi makan makanan yang memicu kegemukan berikut  4 Kebiasaan Buruk Yang Dapat Membuat Anda Gemuk di Bulan Puasa anda berisiko tinggi terkena DM, yuk konsultasi masalah luka anda di nci centre samarinda kota di 085250575811

 

Banyak anggapan dengan berpuasa bisa membantu menurunkan berat badan. Namun bila dilakukan saat bulan Ramadhan dengan pola makan sahur di dini hari dan makan malam usai salat tarawih justru malah berisiko menjadi gemuk.

Ada beberapa kebiasaan buruk yang bisa menyebabkan kita malah jadi gemuk saat puasa Ramadhan, antara lain:

  1. Kalap makan, baik saat sahur maupun berbuka
  2. Malas gerak dan lemas karena kekenyangan
  3. Mengonsumsi makanan tinggi kalori dan tinggi lemak, terutama gorengan
  4. Tradisi ‘bukber’ alias buka bersama dengan menu yang tidak sehat

Berikut Video Kebiasaan Buruk di Bulan Puasa Yang Bikin Gemuk Sumber dari Serenity

Untuk menghindari bahaya kegemukan yang tidak terkontrol, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegahnya. Yang paling utama adalah mengendalikan asupan makanan saat berbuka.

“Mengonsumsi makanan yang lebih sedikit bisa menyebabkan pengurangan asupan kalori, sehingga bisa membantumu menjaga atau bahkan mengurangi berat badan selama bulan suci ini,” demikian tulis situs tersebut.

Saat berbuka, sebaiknya makan dengan porsi sedikit terlebih dahulu dan kunyah secara perlahan untuk melancarkan pencernaan. Dahulukan menu sup atau salad karena rendah kalori dan bisa membuatmu lebih kenyang.

 

Jangan biarkan dirimu dehidrasi, penuhi asupan cairan dengan delapan gelas air selama rentang waktu berbuka hingga sahur. Kendalikan asupan gula, lemak, dan tentu saja perbanyak aktivitas fisik misalnya berjalan kaki selama kurang lebih 30 menit.

Memasak sendiri menu sahur dan berbuka juga bisa membantu mengatur asupan dan pola makan selama bulan puasa. Lewat akun Twitter official Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dr Eni Gustina, MPH, direktur Kesehatan Keluarga Kemenkes mengatakan sebaiknya makan besar dilakukan setelah salat tarawih.

“Makan malam setelah salat tarawih sangat boleh, kita seharian sudah puasa. Kadang remaja putri yang sering berpikir habis salat tarawih tidak usah makan malam karena takut gemuk. Itu tidak benar, kita bisa kekurangan energi. Menu makannya pun harus bergizi seimbang. Perbanyaklah konsumsi sayur dan buah,” tulis dr Eni

BILA ANDA LUKA SEGERA HUBUNGI

PUSAT PERAWATAN LUKA NCI CENTRE KALIMANTAN
085250575811

Baca Juga Artikel Lainnya :

  1. 8 Cara Mengendalikan Amarah Yang Meluap di Bulan Suci Ramadhan
  2. Manfaat dan khasiat Kurma untuk Penyandang Diabetes

 

4 Hal Kesalahan Yang Sering Kita Lakukan Di Bulan Suci Ramadhan Yang Berdampak Pada Tubuh Menjadi Lemas, yuk konsultasi masalah luka anda di nci centre sungai pinang di 085250575811

Pernahkan anda merasa tubuh anda sangat lemas di bulan suci Ramadhan? Taukah anda apa penyebabnya? Berikut penjelasannya 4 Hal Kesalahan Yang Sering Kita Lakukan Di Bulan Suci Ramadhan Yang Berdampak Pada Tubuh Menjadi Lemas, yuk konsultasi masalah luka anda di nci centre sungai pinang di 085250575811

 

Puasa sering lemas atau tidak bisa fokus seharian? Mungkin ada kesalahan yang kamu lakukan saat sahur atau berbuka puasa. Ketika berpuasa, ternyata ada 4 kesalahan yang cukup sering dilakukan. Hal ini pun sering terabaikan, meskipun pada nyatanya memiliki peranan penting untuk membantu kamu tidak lagi lemas saat berpuasa.

berikut ini adalah hal-hal yang perlu kamu jadikan bahan evaluasi mulai dari sekarang.

  1. Lebih fokus berbuka daripada sahur

Menurut Prof Dr Ir Ali Khomsan, Guru besar di bidang Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor (IPB), dalam perbincangan beberapa waktu silam, kesalahan yang sering dilakukan adalah kebiasaan orang-orang yang terlalu fokus menyiapkan bahan berbuka puasa dibandingkan saat sahur.

Berikut Video 7 Tips Cegah Badan Lemas di bulan puasa sumber dari Herbal TV

“Nah, pola makan yang salah saat puasa adalah saat buka makan sebanyak-banyaknya tapi sahur makan terlalu sedikit,” ungkapnya saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.

“Karena apa? Karena tidak ada nafsu makan. Untuk bukanya jam 10 pagi saja sudah disiapin kan? Segala macam es, kolak pisang, semuanya disiapkan sehingga menjadi amunisi menjelang tidur. Padahal menjelang tidur kita enggak perlu banyak-banyak amat makan,” lanjut Prof Ali.

 

  1. Menunda waktu berbuka terlalu malam

Meski dianjurkan tidak langsung makan berat, menunda waktu berbuka menjadi lebih malam ternyata juga tidak baik. Malahan menurut Prof Ali, jarak antara berbuka dengan hidangan ringan yang manis dengan makan besar sebaiknya juga tidak terlalu jauh.

“Setelah mengawali dengan yang manis-manis, segera ikuti dengan makan berat sehabis salat magrib, sebab setelah tarawih itu jarak ke tidurnya terlalu sedikit. Katakan makan berbuka setengah 9, berangkat tidur jam 10, itu tidak memberikan kesempatan tubuh untuk memproses,” jelasnya.

 

  1. Justru malas makan sahur

Banyak yang malas saat sahur dan makan ala kadarnya karena malas meyiapkan ketimbang saat mempersiapkan waktu berbuka. Padahal kebutuhan saat sahur justru lebih tinggi.

“Kalau Anda sarapan pagi itu energinya kurang lebih 25 persen (dari kebutuhan harian), nah 25 persen itu berapa? Kita sehari rata-rata katakanlah 2.000 kalori, berarti kalau 25 persen itu 500 kalori. Karena puasa kita 14 jam, maka tingkatkan menjadi 30 persen,” jelas lulusan dari IPB dan Iowa Sate University, Amerika Serikat tersebut.

Ia menuturkan makanan bersantan selama sahur bisa menjadi sumber tenaga yang luar biasa. Sayur lodeh adalah salah satu rekomendasi ciamik.

 

  1. Kurang tidur

Jangan dianggap sepele, kurang tidur benar-benar bisa memengaruhi kamu selama seharian. Abby Sauer, MHR, RD, seorang ilmuwan nutrisi untuk Abbott mengatakan kurang tidur bisa mengacaukan hormon seseorang yang mana bisa memicu rasa lapar.

“Ghrelin, hormon yang memicu nafsu makan, dan leptin, hormon yang membantu kamu merasa kenyang, adalah dua penyebab utama. Ketika hormon-hormon ini berfluktuasi, mereka dapat membuat kamu merasa lapar. Atasi itu dengan cukup tidur setiap malam,” ujarnya dilansir Bustle.

BILA ANDA LUKA SEGERA HUBUNGI

PUSAT PERAWATAN LUKA NCI CENTRE KALIMANTAN
085250575811

Baca Juga Artikel Lainnya :

  1. 8 Cara Mengendalikan Amarah Yang Meluap di Bulan Suci Ramadhan
  2. Tidak Sahur di Bulan Suci Ramadhan anda berisiko tinggi Diabetes Militus

 

8 Cara Mengendalikan Amarah Yang Meluap di Bulan Suci Ramadhan, yuk konsultasi masalah luka anda di nci centre sungai pinang di 085250575811

Di bulan suci Ramadhan kita di haruskan menahan emosi ketika meluap, karena di bulan suci Ramadhan kita harus melatih kesabaran, meluapkan emosi atau marah juga dapat mengurangi pahala puasa kita, jadi kami ingin membagikan 8 Cara Mengendalikan Amarah Yang Meluap di Bulan Suci Ramadhan, yuk konsultasi masalah luka anda di nci centre sungai pinang di 085250575811

 

Bulan suci Ramadhan sudah memasuki minggu kedua. Selain menahan rasa lapar dan haus, kita juga harus menahan hawa nafsu saat berpuasa, termasuk juga mengendalikan emosi.

Bisa jadi saat berangkat pagi ini kamu refleks ‘ngedumel’ karena jalanan macet, atau ada salah satu anggota keluarga yang berperilaku mengesalkan. Malah bikin pahala berpuasamu kurang karena tidak bisa menahan emosi atau amarah.

Saat kita merasa marah, Rasulullah SAW menganjurkan untuk mencari perlindungan kepada Allah SWT. Jadi daripada ngomel-ngomel nggak jelas, lebih baik membaca Al-Qur’an, misalnya, atau mengingat-ngingat hal yang menyenangkan yang pernah terjadi dalam waktu dekat ini.

Berikut Video Cara Mengendalikan Emosi Sumber dari Lebih Baik

Kemudian Rasul juga menganjurkan untuk berwudhu saat kita marah. Air yang terkena tubuh akan mendinginkan kita dari ‘panasnya’ amarah. Jika kamu marah saat berdiri, duduklah, dan jika marah dalam keadaan duduk, maka berbaring, karena hal ini merupakan gerakan fisik yang baik untuk menenangkan diri, seperti dikutip dari Time.

Beberapa tips lain yang bisa kamu lakukan untuk membantumu mengatur emosi di bulan puasa ini, antara lain:

 

  1. Berpikir sebelum berbicara

Saat emosi, mudah bagi kita untuk mengatakan sesuatu yang akan kita sesali nantinya. Berilah waktu bagi dirimu untuk berpikir sejenak sebelum mengutarakannya, dan hal tersebut juga membuat lawan bicaramu bisa melakukan hal yang sama

.

  1. Sudah tenang? Kini ekspresikan

Ketika kita sudah bisa berpikir dengan jernih, ekspresikan rasa marahmu dengan cara yang asertif namun tanpa konfrontasi. Utarakan apa yang mengganggumu dan apa yang kamu butuhkan secara jelas dan langsung, tanpa menyakiti atau berusaha mengontrol orang lain.

  1. Bergerak!

Sama seperti yang dianjurkan Rasul, menggerakkan fisik untuk mengendalikan emosi sangat dianjurkan untuk mengurangi stres yang menyebabkan rasa amarah. Kamu juga bisa berjalan-jalan sedikit atau aktivitas fisik lainnya yang menyenangkan.

 

  1. Diam

Merasa marah? Diamlah dan lakukan ‘timeout’ untuk beberapa saat. Beri waktu untuk dirimu mampu mengatasi rasa marah hingga tak merasakannya lagi. Dalam Islam, sangat dianjurkan untuk berdiam diri saat merasa marah dan menenangkan diri, maka sangat tepat jika dipraktikkan saat bulan puasa ini.

 

  1. Cari solusi

Daripada fokus dengan yang membuatmu marah, lebih baik alihkan pikiranmu untuk mencari solusi atas penyebabmu merasa marah. Ingatkan dirimu bahwa dengan marah-marah saja tidak akan memperbaiki apapun dan justru malah membuat semakin buruk.

 

  1. Jangan menyalahkan

Orang yang marah cenderung akan menyalahkan atau mengkritisi pihak lain. Ubahlah dengan memberi pernyataan ‘Aku’ untuk mendeskripsikan masalahnya, agar menghormati lawan bicara dan menjadi lebih spesifik. Misalnya, “Aku marah kamu tidak mau mencuci piringmu sendiri,” daripada “Kamu pemalas”.

 

  1. Jangan dendam

Mendendam bukanlah perilaku yang baik, terutama jika dilakukan saat bulan puasa. Jika kamu memperbolehkan rasa marah dan hawa nafsu negatif menguasaimu, kamu akan merasa dendam dan tidak adil. Memaafkan merupakan hal yang sangat kuat, dan tepat untuk menambah pahala bila kamu lakukan saat bulan suci ini.

 

  1. Latih relaksasi

Saat hawa nafsu dan emosi menguasai, kamu juga bisa melakukan teknik relaksasi napas. Tarik napas dalam-dalam, bayangkan sesuatu yang menenangkan atau beristighfar.

BILA ANDA LUKA SEGERA HUBUNGI

PUSAT PERAWATAN LUKA NCI CENTRE KALIMANTAN
085250575811

Baca Juga Artikel Lainnya :

  1. Manfaat dan khasiat Kurma untuk Penyandang Diabetes
  2. 6 Resep Minuman Segar dan Sehat untuk menemani Buka Puasa anda

 

6 Resep Minuman Segar dan Sehat untuk menemani Buka Puasa anda, yuk konsultasi masalah luka anda di nci centre sambutan di 085250575811

Di bulan Ramadhan ini tidak lengkap kalo berbuka tidak dengan minuman yang segar dan tentunya yang sehat juga, nih kami berbagi resep minuman segar dan sehat untuk anda 6 Resep Minuman Segar dan Sehat untuk menemani Buka Puasa anda, yuk konsultasi masalah luka anda di nci centre sambutan di 085250575811

 

Tubuh membutuhkan minuman yang segar dan sehat selama puasa. Minuman segar dan sehat seperti apa? Berikut resepnya.

Ada beberapa resep sederhana yang bisa kamu coba. Apa saja itu? Kamu dapat mencoba beberapa resep di bawah ini, di antaranya:

 

  1. Es Kelapa dengan Jeruk Nipis

Kelapa muda dapat memberikan kesegaran yang menjadi pilihan minuman buka puasa. Kamu bisa menambahkan jeruk nipis yang kaya vitamin C. Berikut cara membuatnya untuk 3-4 orang:

Bahan:

  1. 2 Buah kelapa muda
  2. 300 Gram melon hijau
  3. 4 Sendok makan biji selasih
  4. 4 Buah jeruk nipis, peras sarinya
  5. Gula atau madu secukupnya
  6. Es batu sesuai selera

Cara membuat:

  • Ambil daging dan air kelapa
  • Potong bulat-bulat melon hijau
  • Campur semua bahan, aduk, hingga rata
  • Hidangan siap disajikan.

Berikut Video Minuman Segar Dan Sehat di bulan Ramadhan sumber Resep Mommies

  1. Es Buah

Es buah merupakan menu buka puasa yang baik untuk tubuh. Kandungan nutrisi yang baik pada buah dapat menjaga tubuh tetap fit selama menjalani puasa. Berikut resep es buah yang dapat dicoba untuk hidangan 2 orang:

Bahan:

  1. 100 Gr papaya
  2. 100 Gr melon
  3. 100 Gr semangka
  4. Es batu secukupnya

Bahan sirup:

  1. 4 Sendok gula pasir
  2. 15 Ml air
  3. 1/2 Buah jeruk lemon, kemudian peras airnya

Cara membuat:

  • Potong kecil buah pepaya, melon, dan semangka. Bisa pula menggunakan alat kerok buah. Kemudian simpan dalam lemari pendingin.
  • Cara untuk membuat sirup: didihkan gula, air, dan perasan lemon. Aduk rata hingga mengental.
  • Setelah sirup dingin, masukan buah dan aduk rata.
  • Sajikan dengan menambah es batu agar lebih segar.

 

  1. Jus Jeruk

Resep minuman segar dan sehat selanjutnya yang bisa kamu buat untuk minuman buka puasa adalah jus jeruk. Jeruk merupakan salah satu buah yang terkenal dengan kesegarannya. Di samping itu kandungan nutrisi di dalamnya dapat menyerap langsung ke aliran darah tanpa memerlukan proses pencernaan. Berikut cara membuat jus jeruk untuk hidangan 2-3 orang:

Bahan:
1/2 Gelas perasan jeruk

2 Gelas air putih

2 Sdm gula pasir

Cara membuat:

  • Campurkan perasan jeruk dan air ke dalam blender.
  • Blender hingga gula larut merata.
  • Jika kamu tidak memiliki blender, kamu bisa mengaduk semua bahan dengan sendok hingga gula larut merata.
  • Minuman siap dihidangkan. Kamu juga bisa menambahkan es batu untuk rasa yang lebih sejuk.

 

  1. Timun Serut

Mentimun adalah buah yang memiliki tinggi zat gizi, air, dan serat. Selain itu, mentimun merupakan buah yang rendah kalori.

Saat puasa tubuh banyak kekurangan cairan. Tingginya kandungan air di dalam ketimun dapat mengembalikan keseimbangan cairan tubuh. Berikut resep membuat timun kerik untuk hidangan 2 orang:

Bahan-bahan:

  1. 3 Buah mentimun ukuran sedang
  2. 2 Sendok gula
  3. Es batu secukupnya

Cara membuat:

  • Serut timun secara halus.
  • Siapkan mangkuk untuk mengaduk rata timun dan gula.
  • Hidangkan di dalam gelas yang dicampur es batu.
  • Timun serut siap untuk dikonsumsi.

 

  1. Smoothies Stroberi Pisang

Kandungan yang dimiliki stroberi pisang dapat memberikan kesegaran untuk melepaskan rasa haus selama seharian menahan puasa. Smoothies stroberi pisang merupakan minuman kekinian yang dapat kamu temukan di kafe-kafe. Kini kamu bisa membuatnya sendiri. Bagaimana cara membuatnya? Berikut resepnya:

Bahan:

  1. 6 Buah stroberi yang telah dibersihkan
  2. 1 Buah pisang, potong-potong buahnya
  3. 75 Ml yoghurt tawar
  4. 100 Ml air dingin
  5. 2 Sdm madu
  6. Es batu secukupnya

Cara membuat:

  • Masukan semua bahan ke dalam blender.
  • Blender hingga semua bahan halus.
  • Tuang ke dalam gelas, dan sajikan selagi dingin.

 

  1. Jus Kurma

Minuman segar dan sehat selanjutnya untuk membatalkan puasamu adalah jus kurma. Saat berbuka, kamu akan lebih menginginkan minuman segar dan manis. Rasa kurma yang manis juga dipercaya mampu memulihkan energi setelah seharian berpuasa.

 

Kurma merupakan buah yang disarankan Nabi Muhammad untuk dikonsumsi pada saat berbuka. Selain bisa langsung dimakan, kamu juga bisa mengolahnya menjadi jus. Berikut resep sederhana jus kurma untuk hidangan 2-3 orang yang dapat kamu coba:

Bahan:

  1. 39 Butir kurma
  2. 6 Sendok makan madu
  3. 2 Sendok makan susu kental manis
  4. 600 Ml air

Cara membuat:

  • Buang biji kurma terlebih dahulu.
  • Campurkan semua bahan.
  • Blender hingga semua bahan tercampur rata.
  • Jus jurma siap untuk disajikan. Kamu bisa menggunakan air dingin agar lebih nikmat.

 

Resep minuman segar dan sehat di atas dapat menjaga kesehatan kamu selama sebulan menjalani puasa. Selamat berpuasa!

BILA ANDA LUKA SEGERA HUBUNGI

PUSAT PERAWATAN LUKA NCI CENTRE KALIMANTAN
085250575811

Baca Juga Artikel Lainnya  :

  1. Manfaat dan khasiat Kurma untuk Penyandang Diabetes
  2. Cara Menjaga Agar Gula Darah Diabetesi Tetap Terkendali Saat Puasa