Apakah tempat baru mempengaruhi BAB anda?, untuk konsultasi masalah luka anda di nci samarinda ilir di 085250575811

Pernah tidak sih kalian merasa ingin buang air besar saat beraktivitas di luar rumah?mungkin tempat baru atau tempat yang sering di kunjungi, namun sulit rasanya ingin buang air besar, sudah sampai di toilet tapi tidak keluar-kluar. Taukah apa penyebabnya?, Berikut Ulasannya dalam rangkuman Apakah tempat baru mempengaruhi BAB anda?, untuk konsultasi masalah luka anda di nci samarinda ilir di 085250575811

 

Sulit buang air besar (BAB) saat berada di tempat baru misalnya saat liburan mungkin terdengar aneh. Namun sebenarnya kondisi ini punya alasan medis di baliknya.

“(Ini adalah) masalah yang benar-benar sering terjadi,” kata ahli pencernaan Edwin Levine, MD, dikutip dari Reader’s Digest.

Menurut Dr Levine, alasan terbesarnya adalah perubahan jadwal, misalnya rutinitas BAB normal atau perbedaan waktu. Saat jadwalnya menjadi berantakan, tubuh bisa menjadi berantakan, akibatnya terjadi sembelit.

Let’s to video…

Saat berada di luar rumah atau liburan kita cenderung berhenti mendengarkan sinyal tubuh sendiri. Beberapa gejala terkadang bisa terlewatkan begitu saja, bahkan kita tidak menyadarinya sama sekali.

Kemudian kamar mandi baru yang sama sekali asing terkadang membuat kita tidak rileks. Padahal rileks merupakan salah satu kunci agar BAB lancar. Apalagi jika kamu berada di kamar mandi atau toilet umum yang kamu merasa tidak nyaman dan aman sehingga BAB jadi ‘tertahan’.

“Saat kamu merubah pola makanmu, kamu juga mengganggu siklus sistem pencernaan yang biasanya,” imbuh Dr Levine, yang menambahkan soal dehidrasi dan konstipasi yang kerap terjadi saat berlibur yang bisa mengganggu pencernaan.

Lalu adakah cara mencegahnya? Cara mencegahnya lebih mudah daripada mengobati, dan rasa sembelit ini umumnya muncul di hari-hari pertama liburan. Karena itu coba perbanyak mengkonsumsi buah dan sayuran untuk menambah serat.

Kemudian jaga agar tetap terhidrasi dan rileks. Liburan pada umumnya menjadi suatu kegiatan untuk melepas stres, oleh karena itu benar-benar rencanakan liburanmu yang bebas-stres.

BILA ANDA LUKA SEGERA HUBUNGI

PUSAT PERAWATAN LUKA NCI CENTRE KALIMANTAN
KONSULTASI GRATIS

KLIK DI SINI

Baca Juga Artikel Lainnya :

Atasi diare anda tanpa obat-obatan dengan alami

Kenali 6 obat yang memiliki efek samping yang harus anda ketahui

Dampak Menghirup Asap Las Tingkatkan Risiko Penyakit Kanker Paru, yuk konsultasi masalah luka anda di NCI Centre Sungai Kunjang di 085250575811

Dalam dunia pekerjaan kita sering melihat orang dengan pekerjaannya masing-masing demi mencari nafkah yang halal, namun terkadang kita tidak tau apa dampak dari perjaan yang kita lakukan terhadap status kesehatan kita, salah satu nya pekerjaan di bagian las dalam pekerjaan bangunan, taukah anda ternyata Dampak Menghirup Asap Las Tingkatkan Risiko Penyakit Kanker Paru, yuk konsultasi masalah luka anda di NCI Centre Sungai Kunjang di 085250575811

 

Seorang teknisi yang bekerja dengan alat las sering disarankan untuk memakai pelindung wajah. Alasannya karena memang mengelas adalah pekerjaan dengan risiko bahaya kesehatan.

Studi terbaru yang dipublikasi di jurnal Occupational & Environmental Medicine misalya menemukan bukti asap las dapat meningkatkan risiko penyakit kanker paru-paru. Dr Denitza Blagev dari Intermountain Medical Center mengetahuinya setelah menganalisa data dari 45 studi lain dengan sekitar 17 juta partisipan.

Berikut Video Komitmen NCI Centre Dalam Perawatan Pasien Stoma sumber video NCI Centre Kalimantan

Secara keseluruhan, orang yang bekerja sebagai tukang las atau sering terpapar asap las 43 persen lebih mungkin untuk terkena kanker paru-paru.

 

“Dan dengan ulasan ini, asap las dapat diklasifikasikan sebagai ‘karsinogenik’ bagi manusia,” tulis peneliti seperti dikutip dari Reuters pada Rabu (22/5/2019).

Asap las sendiri dihasilkan ketika logam dipanaskan di atas titik leburnya dan kemudian menguap dan mengembun menjadi partikel halus di udara. Campuran pasti bahan kimia di dalam uap tersebut dapat bergantung pada jenis logam yang digunakan, proses pengelasan, dan di mana pekerjaan dilakukan.

Sebagai contoh senyawa nikel dan kromium diketahui bisa menyebabkan kanker paru dan keduanya mudah ditemukan dalam asap ketika pekerja mengelas baja tahan karat.

BILA ANDA LUKA SEGERA HUBUNGI

PUSAT PERAWATAN LUKA NCI CENTRE KALIMANTAN
085250575811

Baca Juga Artikel Lainnya :

  1. Peningkatan luka kanker Pada Kaum Milenial yang harus anda ketahui
  2. 3 hal hubungan antara earthing bagi kesehatan tubuh dalam mempercepat proses penyembuhan luka diabetes